• +62 771 23686
  • info@ficomtv.co.id

Author Archive

Klinik 24 JAM untuk Peserta BPJS Kesehatan

img_8965Tanjungpinang, Seperti pada hari-hari biasanya. Pagi itu sekitar pukul 07:30 WIB Rabu (14/9/). Ruas Jalan Hang Lekir yang berlokasi di kawasan pemukiman warga di Kelurahan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang nampak ramai, puluhan hingga ratusan kendaraan bermotor maupun roda empat sibuk berlalu-lalang di jalanan tersebut, menandakan aktivitas masyarakat setempat sedang berlangsung.

Berbagai rumah dan toko (ruko) yang terdiri dari warung kopi, kedai sembako, hingga penjual alat-alat bahan bangunan berjejeran memadati area tersebut. Pagi itu, beberapa pedagang terlihat begitu sibuk merapikan toko serta barang dagangannya masing-masing.

Di antara bangunan-bangunan tersebut, terdapat sebuah bangunan ruko lantai dua, pada bagian depannya terpampang plang nama bertuliskan “Klinik ALRASHA Health Care Center”.

Tak diragukan lagi, tempat ini sudah barang tentu merupakan Pusat Pelayanan Kesehatan masyarakat terpadu di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Berbeda dengan Klinik Kesehatan yang ada pada umumnya, di situ tertera Klinik ALRASHA menawarkan Pelayanan Kesehatan Pasien “24 Jam 7 Hari berikut Layanan Dokter Panggilan 24 Jam 7 Hari” Bagi Pasien Umum maupun BPJS Kesehatan.

Hal tersebut rupanya dibenarkan oleh dr Angga Perdana K selaku Dirut Klinik ALRASHA. Pria lulusan Fakultas Kedokteran UNDIP Semarang ini saat ditemui di kantornya Rabu(14/9) mengatakan baru-baru pertama dibuka, klinik yang dipimpinnya hanya beroperasi sejak pukul 08:00-21:00 WIB saja.

Namun, seiring waktu berjalan Ia melihat Tanjungpinang belum memiliki pelayanan klinik kesehatan 24 jam, padahal masyarakat memerlukan layanan kesehatan secara terpadu tanpa mengenal waktu. Hal inilah kemudian mendorong dirinya berikut rekan-rekan medis di kantornya untuk membuka pelayanan selama 24 jam dalam 7 hari.

“Bahkan tanggal merah atau libur nasional sekali pun, kami tetap melayani pasien.”Paparnya.

Lebih lanjut suami dari dr Aviasti Pratiwi ini bercerita. Klinik ALRASHA Health Care Center ini sendiri dibentuk pada bulan November 2015 lalu, kala itu dirinya diminta mengurus serta membantu mendirikan sebuah Pusat Pelayanan Kesehatan oleh mertuanya dr. Augustine purwanti, yang terlebih dahulu telah memiliki Klinik Kesehatan di Tanjungpinang. Ia menuturkan sejak awal didirikan. Kliniknya mengusung visi sebagai pelopor pelayanan kesehatan inovatif yang dapat diandalkan dan terpercaya di Indonesia khususnya Tanjungpinang, dengan misi memberikan layanan kesehatan yang inovatif, berkualitas, melalui pendekatan “Patient Oriented” guna meningkatkan kesehatan masyarakat demi terciptanya keluarga yang lebih baik.

“Kami hadir untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan secara maksimal terhadap masyarakat di Tanjungpinang, kapanpun dan di manapun mereka berada.”Tambahnya.

Saat ini, disebut Angga. ALRASHA sudah memiliki 5 Dokter Umum, 1 Dokter Spesialis Anak, 1 Dokter Spesialis Penyakit Dalam serta beberapa Apoteker dan karyawan lainnya yang siap melayani seluruh lapisan masyarakat Tanjungpinang.

“Alhamdulillah, saat ini jumlah pasien kita pun pelan-pelan mengalami peningkatan, bisa mencapai 500 orang per bulannya.”Ungkap pria asal Cirebon ini sembari tersenyum.

Hadirkan Pelayanan BPJS Sepenuh Hati (24 Jam 7 Hari)

Setelah hampir 2 tahun berdiri, terhitung sejak Juni 2016 kemarin Klinik ALRASHA resmi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, tentunya setelah melengkapi segala persyaratan yang telah ditetapkan.

“Saat pertama kali bergabung bersama BPJS Kesehatan, klinik kami memulainya dengan kapitasi nol pasien”. Kenang Angga.

Namun pelan tapi pasti, setelah 3 bulan berjalan total sudah terdapat sekitar 300 pasien yang terdaftar di ALRASHA, dan pihak klinik mendapatkan dana kapitasi senilai Rp 9000 untuk tiap-tiap pasien yang mendaftar di sana.

Dana-dana inilah yang kemudian dikelola sebaik mungkin, untuk melayani kesehatan serta memenuhi kebutuhan obat-obatan pasien yang bersangkutan.

Hanya saja, disebut Angga sejauh ini pihaknya juga cukup banyak menombok untuk keperluan pemenuhan layanan kesehatan maupun kebutuhan obat-obatan pasien, lantaran dana kapitasi sebesar Rp 9000 masih tergolong kecil.

“Saat ini dana kapitasi itu baru bisa dipergunakan untuk melayani pengobatan pasien yang bersangkutan, sementara untuk operasional klinik dan gaji karyawan sendiri, diperoleh dari pasien umum.”Imbuhnya.

Kendati demikian. Klinik ALRASHA tidak mempermasalahkan hal tersebut, mereka tetap berkomitmen dalam memberikan pelayanan secara profesional tanpa membeda-bedakan status si pasien itu sendiri.

“Semua pasien kita perlakukan sama, pelayanan dan juga obat-obat yang diberikan juga sama”.Tegas Angga.

“Sejauh ini, respon mereka (red_Pasien BPJS) sangat baik, terlebih kami memiliki layanan BPJS Kesehatan 24 Jam, sehingga banyak pasien yang berkeinginan pindah ke klinik ALRASHA.”Tambahnya.

Pria kelahiran 5 Februari 1986 ini menambahkan, berbagai produk dan layanan unggulan telah dipersiapkan kliniknya untuk melayani pasien BPJS Kesehatan seperti :

a. Klinik buka 24 Jam 7 Hari
Merupakan layanan kesehatan terpadu 24 jam sehari selama 7 hari dalam seminggu termasuk tanggal merah atau hari libur nasional. Melayani konsultasi Dokter umum, Dokter anak dan Dokter penyakit dalam.

b. Layanan Dokter Panggilan 24 Jam 7 Hari (Home Care)
Merupakan Layanan inovatif yang menghadirkan pelayanan kesehatan kualitas tinggi oleh dokter, bidan, dan perawat ALRASHA langsung di depan pintu rumah kantor, maupun hotel, dalam hal ini pasien hanya perlu menghubungi atau house call doctor 442 679 dan memberikan alamat lengkap tempat tinggal, jika memang tak mampu atau berhalangan berkunjung ke klinik secara langsung.

c. Paket Homecare Perawatan Pasca Persalinan
Berupa bimbingan dan bantuan dari Bidan, Perawat maupun Dokter yang dapat langsung hadir ke rumah Bunda, untuk dapat memberikan perawatan pasca persalinan, seperti breast care, konsultasi menyusui yang tepat, serta perawatan bayi yang dimulai pada saat memandikan hingga merawat tali pusat.

d. Apotekita
Adalah pelayanan penjualan obat dan alat kesehatan secara online dengan layanan delivery( pengiriman) langsung ke rumah pasien.

e. Vaksinasi untuk semua
Yakni pusat vaksinasi anak terlengkap, yang bertujuan agar setiap anak Indonesia mendapatkan akses layanan vaksinasi dengan harga yang terjangkau.

f. Khitan center
Produk layanan ALRASHA Heakt Care Center yang memberikan pelayanan khitan dengan metode AlisKlamp, sebuah inovasi metode khitan modern yang praktis, nyaman dan tepat (tanpa harus dijahit kembali).

g. Unit Gawat Darurat 24 Jam & Imunisasi Bayi

Tak lupa, dirinya juga menghimbau bagi pasien yang ingin mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan di kliniknya, tinggal mendaftar langsung ke kantor BPJS Kesehatan Tanjungpinang atau via online ( pasien baru), atau mendaftar ulang dengan mengisi formulir pindah (pasien lama).

“Di sini, kami juga ingin membantu agar masyarakat segera mengurus BPJS Kesehatan khsususnya bagi mereka yang belum terdaftar, dengan begitu akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih murah, menjadi jauh lebih mudah.”Pungkasnya.

Program Edukasi Ibu Hamil

Untuk mewujudkan kualitas dan mutu pelayanan kesehatan terhadap pasiennya. Klinik ALRASHA Tanjungpinang dalam waktu dekat ini bakal melaunching Program baru mereka berupa Edukasi Ibu Hamil serta Yoga Prenatal yang umumnya diperuntukkan bagi kaum Ibu-ibu hamil, yang tengah menjalani masa kehamilan menuju ke tahap persalinan.

Program Edukasi ini sendiri bertujuan untuk memberikan berbagai pengetahuan dasar seputar proses kehamilan dan persalinan, plus pembekalan secara fisik dan mental ( bagi Ibu-ibu hamil) dalam menjalani tahapan-tahapan tersebut.

Dijelaskan Angga perdana. Produk-produk di atas merupakan rangkaian persiapan dari pihak Klinik ALRASHA, menyusul dibangunnya Klinik Bersalin sendiri pada akhir tahun 2016 mendatang.

“Semoga klinik bersalin yang akan kami bangun nanti, menjadi alternatif bagi pelayanan Ibu-ibu hamil di Tanjungpinang.”Tuturnya.

Berbagi Tips Kesehatan Melalui Media Sosial

Guna mensosialisasikan Program Promotif dan Preventif sebagaimana yang dianjurkan oleh pihak BPJS Kesehatan. ALRASHA berinisiatif membuat artikel-artikel Edukasi kesehatan, yang diterbitkan melalui Website www.klinikalrasha.com dan selanjutnya disebarluaskan melalui akun media sosial terutama Facebook.

Upaya tersebut sejauh ini dinilai cukup baik, lantaran di era ini peran media sosial seperti Facebook sebagai alat penyampaian informasi sangat efektif.

“Di samping itu masyarakat juga dapat dengan mudah mengaksesnya.”Ujar dr Astavi yang tak lain merupakan istri dari Angga Perdana ini.

Astavi menambahkan di dalamnya terdapat berbagai tips kesehatan. Seperti Penanganan Ibu-ibu hamil, Imunisasi Bayi, Upaya pencegahan penyakit Kronis, Diabetes, Inveksi saluran, dan sebagainya.

“Tentunya menjadi suatu kehormatan bagi Alrasha Health City Center, dapat melayani Peserta BPJS Kesehatan. Pelayanan terbaik dengan ketulusan hati selalu menjadi komitmen kami dalam hal melayani mereka.”Ujarnya.

“Kami juga mengajak seluruh Ayah dan Bunda untuk bergabung menjadi peserta BPJS Kesehatan bersama Klinik Alrasha.”Tutup Aviasti didampingi suaminya. Ogen/ Ficomtv co.id.

Winata

Tim WFQR 4 lanal dabo singkep gagalkan upaya transfer BBM Ilegal

kapal-tangkapan-01Tanjungpinang,Tim western fleet quick response (WFQR) 4 Lanal dabo singkep, selasa (13/9) sekitar pukul 22.30 WIB berhasil menggagalkan upaya transfer Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal ship to ship di perairan alang tiga Dabo Singkep.

Pengungkapan kegiatan transfer bbm illegal tersebut berawal dari kegiatan patroli laut yang dilakukan oleh tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep dengan menggunakan Patkamla kuala gaung yang mendeteksi adanya kegiatan illegal yang dilakukan kedua kapal tersebut. setelah mencium gelagat yang mencurigakan, tim WFQR bertindak cepat melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas kapal ditengah gelapnya malam.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal yang terlibat kegiatan transfer bbm ship to ship tersebut adalah km riau jaya gt 17 dengan tb cavalo gt 185 dan tk metro gt 2085 berlayar dari dumai tujuan jakarta dengan muatan cpo sebanyak 4.000 ton dengan pemilik “S” dan dinahkodai oleh “P” dengan anak buah kapal (abk) sebanyak 15 orang yaitu 10 orang abk tb cavalo dan 5 orang abk tk metro.

Berdasarkan pengakuan nahkoda “P”, tb cavalo akan melaksanakan transfer bbm illegal kepada km riau jaya gt 17 dengan nahkoda “AS” sebanyak 10 ton, dan baru terlaksana 3 ton.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. mengatakan Lantamal IV melalui tim WFQR tidak akan pernah berhenti melakukan pengejaran dan penindakan terhadap segala bentuk pelaku kejahatan di perairan kepri, salah satunya adalah penggagalan upaya transfer bbm illegal ship to ship yang jelas-jelas merugikan negara dan dilakukan di tengah laut dalam kegelapan malam.

“Pelaku kejahatan ini selalu mencari titik kelengahan aparat, hal ini terbukti dengan pergerakan mereka yang melakukan kegiatan illegal ditengah malam dan kondisi cuaca buruk, namun sebagai garda terdepan, TNI-AL dalam hal ini Lantamal IV melalui tim WFQR akan terus meningkatkan kewaspadaan melalui patroli rutin dan memetakan alur laut yang rawan tindak kejahatan,” tegas Danlantamal IV.

“Kita tidak boleh lengah dan kalah dari para penjahat, sekecil apapun tindak kejahatan tetaplah kejahatan dan harus ditangani secara serius dan tuntas, tidak ada kata kompromi dengan mereka yang jelas-jelas merugikan negara,” imbuh laksma tni s. irawan.

Untuk pengembangan dan proses hukum lebih lanjut, tb cavalo, tk metro dan km riau jaya selanjutnya ditarik dan diamankan di tanjung sebayur dabo singkep. Ogen_Ficomtv

Winata

Festival kue bulan, HAKKA Kepri bagi-bagi kue bulan kepada Lansia dan Anak Yatim

foto-hakka-bobyTanjungpinang, Perhimpunan Hakka Sejahtera Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (13/09) membagi-bagikan kue bulan kepada sejumlah lansia dan panti asuhan yang berada di Tanjungpinang dan Bintan.

Kegiatan bagi-bagi kue bulan ini, sempena menyambut perayaan tiong chu (festival kue bulan) yang berlangsung pada akhir September 2016 ini.

Penyerahan kue bulan tersebut, dilakukan secara simbolis oleh Boby Jayanto selaku ketua Perhimpunan Hakka Kepri didampingi pengurus-pengurusnya, di Senggarang Tanjungpinang Kota.

Boby Jayanto mengatakan kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk kepedulian sosial Hakka Kepri terhadap mereka yang memerlukan perhatian, seperti kaum lansia dan juga anak-anak yatim.

“Sasaran kami yakni para lansia dan juga anak-anak yatim yang ada di Tanjungpinang hingga Bintan”.Ujar Boby.
Dirinya menambahkan, kue bulan merupakan makanan khas alias wajib ada dalam tradisi masyarakat tionghua, terutama pada saat merayakan perayaan tiong chu (festival kue bulan). ogen_Ficomtv

Winata

SMK Kesehatan Widya Tanjungpinang Qurban 1 ekor Kambing

SMK Kesehatan Widya Tanjungpinang Qurban 1 ekor Kambing
fotoTanjungpinang, Menyambut hari raya idul adha 1437 H, Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Kesehatan Widya, di kilometer 7 tanjungpinang. (Selasa 13/09) menggelar penyembelihan hewan qurban berupa 1 ekor kambing.
Proses penyembelihan hewan tersebut digelar di halaman sekolah, dengan dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, seluruh Bapak/Ibu majelis guru beserta para siswa.
Kepala Sekolah SMK Widya Kesehatan, Said Candra mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik, tentang arti pentingnya berqurban dan rasanya berbagi bersama.
“dengan berqurban, kita ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan serta raihan pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT.”Ujar Chandra.
“Semoga kegiatan berqurban ini bisa tetap kami laksanakan setiap tahunnya, dan tentunya dengan harapan semakin lebih baik lagi ke depannya.”tutupnya. Ogen-Ficomtv
Winata

DPRD bentuk Pansus Pemilihan Wakil Gubernur Kepri

DPRD bentuk Pansus Pemilihan Wakil Gubernur Kepri
hdv_0957-mp4_snapshot_00-08_2016-09-13_20-35-46Tanjungpinang, Saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi Kepri, tengah sibuk mempersiapkan segala alat dan juga perangkat tata tertib terkait pemilihan Wakil Gubernur Provinsi Kepri.
“Minggu depan, panitia khusus pemilihan Wakil Gubernur Provinsi Kepri akan segera dibentuk, meskipun dua nama calon Wakil Gubernur belum diusulkan oleh partai pengusung.’’Ungkap Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak belum lama ini.
“Panitia khusus akan bekerja untuk menyusun bagaimana mekanisme pemilihan Wagub yang dipilih melalui paripurna di DPRD Provinsi Kepri.”Tambahnya.
Pembentukan Pansus ini bukanlah instruksi dari Mendagri, tak lain merupakan persiapan dari Dewan sendiri, terutama menyusul peraturan pemerintah tentang tata cara pemilihan Wakil Gubernur yang diselenggarakan di DPRD. Arpandi-FicomTV
Winata

Terlibat Sindikat BBM Ilegal, TIM WFQR LANTAMAL IV bekuk Kapal MT Angeline 2

angelin-2-okTanjungpinang, Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV bekerjasama dengan Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) pada Kamis (1/9) pukul 16.50 WIB berhasil menangkap kapal MT Angeline 2 di perairan utara Lagoi P. Bintan Kepulauan Riau.

Proses penangkapan kapal MT Angeline 2 bermula dari pengembangan kasus kapal MT Vier Harmoni, dimana tim gabungan yang dibentuk oleh Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E. mendapatkan informasi dari hasil tracking terhadap alat komunikasi yang digunakan oleh salah satu crew MT Angeline 2.

Berbekal informasi tersebut, tim WFQR Lantamal IV menindaklanjuti dengan menggerakkan unsur Patkamla Lobam yang saat itustanbay di Posal Lagoi untuk memeriksa sektor pesisir Lagoi. Tim WFQR Lantamal IV juga melakukan koordinasi dengan Guskamlabar yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan menggerakkan KRI Siribua-859 dan KRI Alamang-644 untuk melakukan patroli guna memeriksa sektor yang dekat dengan TrafficSeparation Scheme (TSS).

Dari hasil penyisiran pada pukul 16.50 WIB, KRI ALG-644 dengan komandan KRI Mayor Laut (P) Ferry Hutagalung berhasil mendeteksi keberadaan MT Angeline 2 yang sedang berjalan lambat untuk selanjutnya dilakukan pengamanan terhadap target.

Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E., mengatakan operasi kita laksanakan khususnya BBM Ilegal yang dilakukan kapal-kapal tanker adalah untuk mengamankan regulasi pemerintah Republik Indonesia dan atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat. Kapal MT Angeline 2 merupakan target operasi dari tim WFQR Lantamal IV, kapal tersebut diduga terlibat kasus penyalahgunaan BBM illegal bersama dengan kapal MT Vier Harmoni yang terlebih dahulu kita amankan dan beberapa lagi akan menjadi target operasi dari tim WFQR Lantamal IV.

“Tim WFQR Lantamal IV akan membongkar sindikat internasional BBM illegal yang telah merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Danlantamal IV.

Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan dari hasil interogasi awal, didapat keterangan bahwa kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan menuju East OPL dengan muatan BBM 300 ton yang tidak dilengkapi dokumen, berlayar tanpa Nahkoda dan tidak memiliki Jurnal Log Book. Saat ini MT Angeline 2 dengan pengawalan ketat dari KRI Alamang-644 tadi malam pukul 21.00 WIB tiba di dermaga TNI AL Tanjung Uban Bintan untuk proses hukum lebih lanjut. Ogen_ficomtv.co.id

Winata

Pangarmabar sebut Prajurit harus menjadi contoh masyarakat

peninjauan-kapal-1000Tanjungpinanng, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI Aan Kurnia, S. Sos. bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) TNI AL Mentigi Tanjung Uban Kabupaten Bintan Selasa 6/9.

Dalam kunjungan tersebut Pangarmabar bersama rombongan menerima laporan komando perkembangan dan kemajuan fasharkan mentigi yang dipaparkan oleh Kafasharkan Letkol Laut (T) Teguh Subekti,S.T. pada kesempatan tersebut Pangarmabar juga mengintruksikan agar kafasharkan dapat melakukan inovasi dan meningkatkan kemampuan docking kapal di Fasharkan Mentigi.

Selanjutnya Pangarmabar menerima pemaparan oleh Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengenai perkembangan penyelidikan dan penyidikan Kapal Tanker Vier Harmoni dan kapal MT Angeline-2 diduga melakukan illegal oil yang berhasil ditangkap WFQR- Western Fleet Quick Response beberapa waktu lalu.

Pangarmabar berkesempatan bertatap muka dengan seluruh prajurit TNI AL Fasharkan Mentigi, Satran, Satkat dan unsur-unsur KRI yang ada di Tanjung Uban, dalam pengarahanya Pangarmabar mengatakan bahwa setiap prajurit harus menjadi contoh disatuannya dan ditengah-tengah masyarakat.“Bina sinergitas antara seluruh komponen yang ada didaerah dan hindari perbuatan yang tercelah dan tanamkan pada diri masing-masing bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, bina komunikasi yang harmonis dengan sesama anggota dan kepala-kepala bagian yang ada disatuan masing-masing.

Pada akhir pengarahanya Pangarmabar berpesan agar seluruh prajurit mendukung program pemerintah “Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” yang diimplementasikan dalam 5 Pilar yang meliputi, Budaya maritim, Sumber daya maritim ,Konektivitas maritim, Diplomasi maritim dan Pertahanan maritim.

Sebelum bertolak kejakarta Pangarmabar beserta rombongan berkesempatan meninjau Kapal tanker Vier Harmoni dan kapal MT Angeline-2 yang berhasil ditangkap WFQR- beberapa waktu lalu. Pangarmabar berpesan kepada segenap Crew kedua kapal agar kooperatif didalam pemeriksaan tim penyidik.

Dalam peninjauan tersebut Pangarmabar didampingi Danlantamal IV Laksma TNI S.Irawan, Asops Pangarmabar, Aslog Pangarmabar,Aspers Pangarmabar, Asrena Danlantamal IV, Asops Danlantamal IV, Asintel Danlantamal IV, Kafasharkan dan para komandan KRI yang berada di Pangkalan (Dispen Lantamal IV). Ogen_ficomtv.co.id

Winata

Masyarakat harus lebih peduli kesehatan, jangan lagi menunggak iuran BPJS Kesehatan

foto-gunardi-chnadra-kanit-hukum-komunikasi-publik-dan-kepatauhanTanjungpinang, Kantor cabang BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang mencatat, saat ini khususnya di Provinsi Kepri, sebanyak 27.610 peserta mandiri BPJS Kesehatan menunggak pembayaran iuran bulanan.
Jumlah tersebut terdiri dari 5 Kantor Perwakilan BPJS Kesehatan di Kabupaten Lingga, Bintan, Natuna, Anambas serta Tanjungpinang.
Hal ini, disampaikan langsung oleh Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Tanjungpinang, Gunardi Chandra, saat ditemui di kantornya belum lama ini.
Dijelaskan Gunardi, meskipun pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Tanjungpinang telah menyediakan berbagai fasilitas atau tempat untuk pembayaran iuran bulanan kepersertaan sebagai anggota BPJS Kesehatan, namun dalam hal ini masih belum memberikan berdampak efektif akan kepatuhan masayarakat melunasi iurannya.
“hasilnya, masih banyak yang menunggak pembayaran iuran oleh peserta BPJS itu sendiri.”Ungkap Gunardi.
“tunggakan terbesar sebagai peserta BPJS Kesehatan berasal dari peserta mandiri atau bukan penerima upah.”Tambahnya.
Dalam hal ini dirinya menghimbau, agar masyarakat lebih peka dan peduli terhadap kesehatan individu maupun keluarga, tentunya hal ini dibuktikan dengan rutin membayar iuran kepesertaan di BPJS Kesehatan.

“Karena pada intinya, iuran-iuran tersebut nantinya amat berguna, terutama ketika kita sedang sakit.”Timpalnya lagi.

Lebih lanjut Gunardi menjelaskan. Sesuai Perpres nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Perpres No 12/2013 tentang Jaminan Kesehatan adalah sanksi keterlambatan iuran peserta BPJS. Terhitung mulai 1 Juli 2016, apabila menunggak iuran kepersertaan BPJS selama satu bulan saja, akan langsung dinonaktifkan.

“Hal tersebut berlaku bagi peserta mandiri maupun usaha.” Tutupnya. Ogen & Arpandi ficomtv co.id

Winata

Hakka Kepri & Bintan serahkan bantuan senilai ratusan juta kepada korban kebakaran di Kijang

foto_4Tanjungpinang, Perhimpunan Hakka Provinsi Kepri bersama Hakka Kabupaten Bintan. Minggu (4/08). Memberikan bantuan cek berupa uang tunai senilai kurang lebih Rp 323.000.000 kepada sejumlah korban kebakaran di Kijang, yang berlangsung di Vihara Bhakti Sasana Jalan Pasar Berdikari, Kijang, Bintan.

Penyerahan cek bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua Perhimpunan Hakka Provinsi Kepri Boby jayanto, didampingi Ketua Hakka Kabupaten Bintan Sufaiadi, yang diberikan kepada Pihak Panitia penerima bantuan korban kebakaran, yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Vihara Bhakti Sasana Sumeng Kuan.

Boby jayanto selaku Ketua Perhimpunan Hakka Kepri mengatakan. “ Penyerahan bantuan tersebut merupakan hasil donasi seluruh anggota Hakka Kepri, Hakka Kabupaten Bintan beserta donatur dari luar negeri.”

“Semoga dengan bantuan tersebut, dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban dalam insiden kebakaran yang melanda Pasar Berdikari Kijang, beberapa waktu lalu.” Ujarnya.

“Jangan dilihat dari nominalnya, melainkan apa yang kami lakukan adalah tulus dari hati.” Tambah Ketua Kadin Tanjungpinang tersebut.

Sementara itu. Ayong sebagai salah seorang korban kebakaran yang melahap sekiatar 23 unit rumah di Jalan Pasar Berdikari Kijang beberapa waktu lalu, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan juga korban-korban lainnya, untuk kembali bersemangat memulai segalanya dari nol lagi.

“dengan bantuan tersebut, kami merasa termotivasi kembali untuk memulai hidup yang baru dan tentunya menjadi lebih lagi ke depannya.”Ungkap Ayong. ogen_ficomtv

Winata

Kasus Pemalsuan, Jodi Dituntut 6 Bulan Penjara

Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Jodi dituntut 6 Bulan Penjara
FOTO JODITanjungpinang, Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Kamis (31/08), Kembali menyidangkan Jodi Wirahadikusuma, terdakwa dalamkasus pemalsuan surat tanah, di kawasan sungai carang yang berlangsung pada tahun 2013 lalu.
Dalam sidang dengan agenda mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zaldi Akri ini, terdakwa dituntut 6 bulan penjara,  sebagaimana diatur dan melanggar pasal 263 KUHP Ayat 2 tentang pemalsuan surat-surat atau dokumen penting.
“Atas perbuatannya, kami meminta agar majelis hakim menghukum terdakwa dengan hukuman 6 bulan penjara.” Ujar JPU Zaldi.
Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya Haposan Sihombing bakal mengajukan pledoi (pembelaan) yang akan dibacakan pada pekan depan.
Sebelumnya diberitakan, Jodi ditangkap pihak Satreskrim Polres Tanjungpinang, lantaran terlibat kasus pemalsuan dokumen surat tanah miliknya, yang dalam hal ini dibeli terdakwa dari saksi Abdul Latif di kawasan sei carang pada tahun 2013 silam, awalnya luas tanah tersebut hanya berkisar 9000 meter per-segi, namun oleh terdakwa sendiri dipalsukan menjadi 19.000 meter per-segi.
“Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan pembacaan Pledoi (pembelaan) dari kuasa hukum terdakwa.” Ujar Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut. Ogen-Ficomtv
Winata