• +62 771 23686
  • info@ficomtv.co.id

Author Archive

Tim WFQR 4 lanal dabo singkep gagalkan upaya transfer BBM Ilegal

kapal-tangkapan-01Tanjungpinang,Tim western fleet quick response (WFQR) 4 Lanal dabo singkep, selasa (13/9) sekitar pukul 22.30 WIB berhasil menggagalkan upaya transfer Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal ship to ship di perairan alang tiga Dabo Singkep.

Pengungkapan kegiatan transfer bbm illegal tersebut berawal dari kegiatan patroli laut yang dilakukan oleh tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep dengan menggunakan Patkamla kuala gaung yang mendeteksi adanya kegiatan illegal yang dilakukan kedua kapal tersebut. setelah mencium gelagat yang mencurigakan, tim WFQR bertindak cepat melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas kapal ditengah gelapnya malam.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kapal yang terlibat kegiatan transfer bbm ship to ship tersebut adalah km riau jaya gt 17 dengan tb cavalo gt 185 dan tk metro gt 2085 berlayar dari dumai tujuan jakarta dengan muatan cpo sebanyak 4.000 ton dengan pemilik “S” dan dinahkodai oleh “P” dengan anak buah kapal (abk) sebanyak 15 orang yaitu 10 orang abk tb cavalo dan 5 orang abk tk metro.

Berdasarkan pengakuan nahkoda “P”, tb cavalo akan melaksanakan transfer bbm illegal kepada km riau jaya gt 17 dengan nahkoda “AS” sebanyak 10 ton, dan baru terlaksana 3 ton.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E. mengatakan Lantamal IV melalui tim WFQR tidak akan pernah berhenti melakukan pengejaran dan penindakan terhadap segala bentuk pelaku kejahatan di perairan kepri, salah satunya adalah penggagalan upaya transfer bbm illegal ship to ship yang jelas-jelas merugikan negara dan dilakukan di tengah laut dalam kegelapan malam.

“Pelaku kejahatan ini selalu mencari titik kelengahan aparat, hal ini terbukti dengan pergerakan mereka yang melakukan kegiatan illegal ditengah malam dan kondisi cuaca buruk, namun sebagai garda terdepan, TNI-AL dalam hal ini Lantamal IV melalui tim WFQR akan terus meningkatkan kewaspadaan melalui patroli rutin dan memetakan alur laut yang rawan tindak kejahatan,” tegas Danlantamal IV.

“Kita tidak boleh lengah dan kalah dari para penjahat, sekecil apapun tindak kejahatan tetaplah kejahatan dan harus ditangani secara serius dan tuntas, tidak ada kata kompromi dengan mereka yang jelas-jelas merugikan negara,” imbuh laksma tni s. irawan.

Untuk pengembangan dan proses hukum lebih lanjut, tb cavalo, tk metro dan km riau jaya selanjutnya ditarik dan diamankan di tanjung sebayur dabo singkep. Ogen_Ficomtv

Winata

Festival kue bulan, HAKKA Kepri bagi-bagi kue bulan kepada Lansia dan Anak Yatim

foto-hakka-bobyTanjungpinang, Perhimpunan Hakka Sejahtera Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Selasa (13/09) membagi-bagikan kue bulan kepada sejumlah lansia dan panti asuhan yang berada di Tanjungpinang dan Bintan.

Kegiatan bagi-bagi kue bulan ini, sempena menyambut perayaan tiong chu (festival kue bulan) yang berlangsung pada akhir September 2016 ini.

Penyerahan kue bulan tersebut, dilakukan secara simbolis oleh Boby Jayanto selaku ketua Perhimpunan Hakka Kepri didampingi pengurus-pengurusnya, di Senggarang Tanjungpinang Kota.

Boby Jayanto mengatakan kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk kepedulian sosial Hakka Kepri terhadap mereka yang memerlukan perhatian, seperti kaum lansia dan juga anak-anak yatim.

“Sasaran kami yakni para lansia dan juga anak-anak yatim yang ada di Tanjungpinang hingga Bintan”.Ujar Boby.
Dirinya menambahkan, kue bulan merupakan makanan khas alias wajib ada dalam tradisi masyarakat tionghua, terutama pada saat merayakan perayaan tiong chu (festival kue bulan). ogen_Ficomtv

Winata

SMK Kesehatan Widya Tanjungpinang Qurban 1 ekor Kambing

SMK Kesehatan Widya Tanjungpinang Qurban 1 ekor Kambing
fotoTanjungpinang, Menyambut hari raya idul adha 1437 H, Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Kesehatan Widya, di kilometer 7 tanjungpinang. (Selasa 13/09) menggelar penyembelihan hewan qurban berupa 1 ekor kambing.
Proses penyembelihan hewan tersebut digelar di halaman sekolah, dengan dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, seluruh Bapak/Ibu majelis guru beserta para siswa.
Kepala Sekolah SMK Widya Kesehatan, Said Candra mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik, tentang arti pentingnya berqurban dan rasanya berbagi bersama.
“dengan berqurban, kita ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan serta raihan pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT.”Ujar Chandra.
“Semoga kegiatan berqurban ini bisa tetap kami laksanakan setiap tahunnya, dan tentunya dengan harapan semakin lebih baik lagi ke depannya.”tutupnya. Ogen-Ficomtv
Winata

DPRD bentuk Pansus Pemilihan Wakil Gubernur Kepri

DPRD bentuk Pansus Pemilihan Wakil Gubernur Kepri
hdv_0957-mp4_snapshot_00-08_2016-09-13_20-35-46Tanjungpinang, Saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Provinsi Kepri, tengah sibuk mempersiapkan segala alat dan juga perangkat tata tertib terkait pemilihan Wakil Gubernur Provinsi Kepri.
“Minggu depan, panitia khusus pemilihan Wakil Gubernur Provinsi Kepri akan segera dibentuk, meskipun dua nama calon Wakil Gubernur belum diusulkan oleh partai pengusung.’’Ungkap Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak belum lama ini.
“Panitia khusus akan bekerja untuk menyusun bagaimana mekanisme pemilihan Wagub yang dipilih melalui paripurna di DPRD Provinsi Kepri.”Tambahnya.
Pembentukan Pansus ini bukanlah instruksi dari Mendagri, tak lain merupakan persiapan dari Dewan sendiri, terutama menyusul peraturan pemerintah tentang tata cara pemilihan Wakil Gubernur yang diselenggarakan di DPRD. Arpandi-FicomTV
Winata

Terlibat Sindikat BBM Ilegal, TIM WFQR LANTAMAL IV bekuk Kapal MT Angeline 2

angelin-2-okTanjungpinang, Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV bekerjasama dengan Gugus Keamanan Laut Barat (Guskamlabar) pada Kamis (1/9) pukul 16.50 WIB berhasil menangkap kapal MT Angeline 2 di perairan utara Lagoi P. Bintan Kepulauan Riau.

Proses penangkapan kapal MT Angeline 2 bermula dari pengembangan kasus kapal MT Vier Harmoni, dimana tim gabungan yang dibentuk oleh Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E. mendapatkan informasi dari hasil tracking terhadap alat komunikasi yang digunakan oleh salah satu crew MT Angeline 2.

Berbekal informasi tersebut, tim WFQR Lantamal IV menindaklanjuti dengan menggerakkan unsur Patkamla Lobam yang saat itustanbay di Posal Lagoi untuk memeriksa sektor pesisir Lagoi. Tim WFQR Lantamal IV juga melakukan koordinasi dengan Guskamlabar yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan menggerakkan KRI Siribua-859 dan KRI Alamang-644 untuk melakukan patroli guna memeriksa sektor yang dekat dengan TrafficSeparation Scheme (TSS).

Dari hasil penyisiran pada pukul 16.50 WIB, KRI ALG-644 dengan komandan KRI Mayor Laut (P) Ferry Hutagalung berhasil mendeteksi keberadaan MT Angeline 2 yang sedang berjalan lambat untuk selanjutnya dilakukan pengamanan terhadap target.

Komandan Lantamal IV Laksma TNI S. Irawan, S.E., mengatakan operasi kita laksanakan khususnya BBM Ilegal yang dilakukan kapal-kapal tanker adalah untuk mengamankan regulasi pemerintah Republik Indonesia dan atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut dan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat. Kapal MT Angeline 2 merupakan target operasi dari tim WFQR Lantamal IV, kapal tersebut diduga terlibat kasus penyalahgunaan BBM illegal bersama dengan kapal MT Vier Harmoni yang terlebih dahulu kita amankan dan beberapa lagi akan menjadi target operasi dari tim WFQR Lantamal IV.

“Tim WFQR Lantamal IV akan membongkar sindikat internasional BBM illegal yang telah merugikan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Danlantamal IV.

Lebih lanjut Danlantamal IV menegaskan dari hasil interogasi awal, didapat keterangan bahwa kapal MT Angeline 2 berlayar dari Kuantan menuju East OPL dengan muatan BBM 300 ton yang tidak dilengkapi dokumen, berlayar tanpa Nahkoda dan tidak memiliki Jurnal Log Book. Saat ini MT Angeline 2 dengan pengawalan ketat dari KRI Alamang-644 tadi malam pukul 21.00 WIB tiba di dermaga TNI AL Tanjung Uban Bintan untuk proses hukum lebih lanjut. Ogen_ficomtv.co.id

Winata

Pangarmabar sebut Prajurit harus menjadi contoh masyarakat

peninjauan-kapal-1000Tanjungpinanng, Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI Aan Kurnia, S. Sos. bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) TNI AL Mentigi Tanjung Uban Kabupaten Bintan Selasa 6/9.

Dalam kunjungan tersebut Pangarmabar bersama rombongan menerima laporan komando perkembangan dan kemajuan fasharkan mentigi yang dipaparkan oleh Kafasharkan Letkol Laut (T) Teguh Subekti,S.T. pada kesempatan tersebut Pangarmabar juga mengintruksikan agar kafasharkan dapat melakukan inovasi dan meningkatkan kemampuan docking kapal di Fasharkan Mentigi.

Selanjutnya Pangarmabar menerima pemaparan oleh Asintel Danlantamal IV Kolonel Laut (E) Iwan Setiawan mengenai perkembangan penyelidikan dan penyidikan Kapal Tanker Vier Harmoni dan kapal MT Angeline-2 diduga melakukan illegal oil yang berhasil ditangkap WFQR- Western Fleet Quick Response beberapa waktu lalu.

Pangarmabar berkesempatan bertatap muka dengan seluruh prajurit TNI AL Fasharkan Mentigi, Satran, Satkat dan unsur-unsur KRI yang ada di Tanjung Uban, dalam pengarahanya Pangarmabar mengatakan bahwa setiap prajurit harus menjadi contoh disatuannya dan ditengah-tengah masyarakat.“Bina sinergitas antara seluruh komponen yang ada didaerah dan hindari perbuatan yang tercelah dan tanamkan pada diri masing-masing bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, bina komunikasi yang harmonis dengan sesama anggota dan kepala-kepala bagian yang ada disatuan masing-masing.

Pada akhir pengarahanya Pangarmabar berpesan agar seluruh prajurit mendukung program pemerintah “Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia” yang diimplementasikan dalam 5 Pilar yang meliputi, Budaya maritim, Sumber daya maritim ,Konektivitas maritim, Diplomasi maritim dan Pertahanan maritim.

Sebelum bertolak kejakarta Pangarmabar beserta rombongan berkesempatan meninjau Kapal tanker Vier Harmoni dan kapal MT Angeline-2 yang berhasil ditangkap WFQR- beberapa waktu lalu. Pangarmabar berpesan kepada segenap Crew kedua kapal agar kooperatif didalam pemeriksaan tim penyidik.

Dalam peninjauan tersebut Pangarmabar didampingi Danlantamal IV Laksma TNI S.Irawan, Asops Pangarmabar, Aslog Pangarmabar,Aspers Pangarmabar, Asrena Danlantamal IV, Asops Danlantamal IV, Asintel Danlantamal IV, Kafasharkan dan para komandan KRI yang berada di Pangkalan (Dispen Lantamal IV). Ogen_ficomtv.co.id

Winata

Masyarakat harus lebih peduli kesehatan, jangan lagi menunggak iuran BPJS Kesehatan

foto-gunardi-chnadra-kanit-hukum-komunikasi-publik-dan-kepatauhanTanjungpinang, Kantor cabang BPJS Kesehatan cabang Tanjungpinang mencatat, saat ini khususnya di Provinsi Kepri, sebanyak 27.610 peserta mandiri BPJS Kesehatan menunggak pembayaran iuran bulanan.
Jumlah tersebut terdiri dari 5 Kantor Perwakilan BPJS Kesehatan di Kabupaten Lingga, Bintan, Natuna, Anambas serta Tanjungpinang.
Hal ini, disampaikan langsung oleh Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Tanjungpinang, Gunardi Chandra, saat ditemui di kantornya belum lama ini.
Dijelaskan Gunardi, meskipun pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Tanjungpinang telah menyediakan berbagai fasilitas atau tempat untuk pembayaran iuran bulanan kepersertaan sebagai anggota BPJS Kesehatan, namun dalam hal ini masih belum memberikan berdampak efektif akan kepatuhan masayarakat melunasi iurannya.
“hasilnya, masih banyak yang menunggak pembayaran iuran oleh peserta BPJS itu sendiri.”Ungkap Gunardi.
“tunggakan terbesar sebagai peserta BPJS Kesehatan berasal dari peserta mandiri atau bukan penerima upah.”Tambahnya.
Dalam hal ini dirinya menghimbau, agar masyarakat lebih peka dan peduli terhadap kesehatan individu maupun keluarga, tentunya hal ini dibuktikan dengan rutin membayar iuran kepesertaan di BPJS Kesehatan.

“Karena pada intinya, iuran-iuran tersebut nantinya amat berguna, terutama ketika kita sedang sakit.”Timpalnya lagi.

Lebih lanjut Gunardi menjelaskan. Sesuai Perpres nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Perpres No 12/2013 tentang Jaminan Kesehatan adalah sanksi keterlambatan iuran peserta BPJS. Terhitung mulai 1 Juli 2016, apabila menunggak iuran kepersertaan BPJS selama satu bulan saja, akan langsung dinonaktifkan.

“Hal tersebut berlaku bagi peserta mandiri maupun usaha.” Tutupnya. Ogen & Arpandi ficomtv co.id

Winata

Hakka Kepri & Bintan serahkan bantuan senilai ratusan juta kepada korban kebakaran di Kijang

foto_4Tanjungpinang, Perhimpunan Hakka Provinsi Kepri bersama Hakka Kabupaten Bintan. Minggu (4/08). Memberikan bantuan cek berupa uang tunai senilai kurang lebih Rp 323.000.000 kepada sejumlah korban kebakaran di Kijang, yang berlangsung di Vihara Bhakti Sasana Jalan Pasar Berdikari, Kijang, Bintan.

Penyerahan cek bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua Perhimpunan Hakka Provinsi Kepri Boby jayanto, didampingi Ketua Hakka Kabupaten Bintan Sufaiadi, yang diberikan kepada Pihak Panitia penerima bantuan korban kebakaran, yang dalam hal ini diwakili oleh Ketua Vihara Bhakti Sasana Sumeng Kuan.

Boby jayanto selaku Ketua Perhimpunan Hakka Kepri mengatakan. “ Penyerahan bantuan tersebut merupakan hasil donasi seluruh anggota Hakka Kepri, Hakka Kabupaten Bintan beserta donatur dari luar negeri.”

“Semoga dengan bantuan tersebut, dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban dalam insiden kebakaran yang melanda Pasar Berdikari Kijang, beberapa waktu lalu.” Ujarnya.

“Jangan dilihat dari nominalnya, melainkan apa yang kami lakukan adalah tulus dari hati.” Tambah Ketua Kadin Tanjungpinang tersebut.

Sementara itu. Ayong sebagai salah seorang korban kebakaran yang melahap sekiatar 23 unit rumah di Jalan Pasar Berdikari Kijang beberapa waktu lalu, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi dirinya dan juga korban-korban lainnya, untuk kembali bersemangat memulai segalanya dari nol lagi.

“dengan bantuan tersebut, kami merasa termotivasi kembali untuk memulai hidup yang baru dan tentunya menjadi lebih lagi ke depannya.”Ungkap Ayong. ogen_ficomtv

Winata

Kasus Pemalsuan, Jodi Dituntut 6 Bulan Penjara

Kasus Pemalsuan Surat Tanah, Jodi dituntut 6 Bulan Penjara
FOTO JODITanjungpinang, Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Kamis (31/08), Kembali menyidangkan Jodi Wirahadikusuma, terdakwa dalamkasus pemalsuan surat tanah, di kawasan sungai carang yang berlangsung pada tahun 2013 lalu.
Dalam sidang dengan agenda mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zaldi Akri ini, terdakwa dituntut 6 bulan penjara,  sebagaimana diatur dan melanggar pasal 263 KUHP Ayat 2 tentang pemalsuan surat-surat atau dokumen penting.
“Atas perbuatannya, kami meminta agar majelis hakim menghukum terdakwa dengan hukuman 6 bulan penjara.” Ujar JPU Zaldi.
Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya Haposan Sihombing bakal mengajukan pledoi (pembelaan) yang akan dibacakan pada pekan depan.
Sebelumnya diberitakan, Jodi ditangkap pihak Satreskrim Polres Tanjungpinang, lantaran terlibat kasus pemalsuan dokumen surat tanah miliknya, yang dalam hal ini dibeli terdakwa dari saksi Abdul Latif di kawasan sei carang pada tahun 2013 silam, awalnya luas tanah tersebut hanya berkisar 9000 meter per-segi, namun oleh terdakwa sendiri dipalsukan menjadi 19.000 meter per-segi.
“Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan pembacaan Pledoi (pembelaan) dari kuasa hukum terdakwa.” Ujar Majelis Hakim yang menyidangkan perkara tersebut. Ogen-Ficomtv
Winata

Pria 24 Tahun Cabuli Remaja Bawah Umur

Pria 24 tahun cabuli remaja bawah umur
FOTO RESKRIMTanjungpinang, Seorang pria berinisial Li (24). Warga asal Kampung Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota, belum lama ini ditangkap oleh Satreskrim polres tanjungpinang, akibat mencabuli remaja bawah umur sebut saja bunga (13).
hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Andri Kurniawan, saat ditemui di kantornya. Rabu (31/08) kemarin.
 “Pelaku nekat mencabuli (red_berhubungan badan) remaja yang masih berstatus pelajar ini, di kediaman korban, di kawasan tanjungpinang barat. Selasa (27/08) lalu.” Ujar Andri.
Belum diketahui motif  Li melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut. Kepolisian dalam hal ini masih mendalami pemeriksaan terhadap saksi-saksi termasuk tersangka.
“saat ini kami juga sudah mengantongi hasil visum dokter terhadap korban.” Tambah Andri.
“Pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara”. Papar mantan Kasat Reskrim Polres Bintan tersebut.
Pelaku kini mendekam di sel tahanan mapolres tanjungpinang, guna penyidikan lebih lanjut. Ogen-Ficomtv
Winata