• +62 771 23686
  • info@ficomtv.co.id

Category ArchiveBlog Berita

Polres Tanjungpinang Jamin Pelayanan SIM Bebas Pungli

Polres Tanjungpinang Jamin Pelayanan SIM Bebas Pungli

Tanjungpinang- Polres Kota Tanjunpinang, memastikan pengurusan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di wilayahnya bebas pungutan liar (pungli).

Hal tersebut sesuai instruksi Presiden Republik indonesia Jokowidodo, yang dalam hal ini menginginkan seluruh pelayanan publik terhindar dan bebas praktik pungli.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardyantotedjo Baskoro melalui Kasat Lantas, AKP Krisna Ramdhani Yowa mengatakan, sejauh ini, dalam pelayanan kepada masyarakat, Satlantas Polres Tanjungpinang bebas pungli. Utamanya pengurusan pembuatan dan perpanjangan SIM.

“Kami terus mewanti-wanti jajaran agar tidak bermain-main dalam hal ini. Jangan sampai terlibat dalam aktifitas pungli. Kami akan menindak tegas setiap anggota yang diketahui melakukan pungli,” AKP Krisna Ramdhani Yowa, Rabu (1/11).

Untuk mencegah, menghindari terjadinya praktek pungli di jajaran kepolisian setempat, selain memperkuat personil anti pungli, masyarakat juga diimbau ikut mendukung, dengan tidak melakukan upaya yang mengarah kepada hal tersebut.

“Kami juga meminta warga pro aktif melaporkan, jika mengetahui ada petugas “nakal”. Saya sering memantau langsung. Melihat kinerja anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. Ogen ficomtv.co.id

Imigrasi Tanjungpinang : Hindari Jasa Calo Pembuatan Pasor

Imigrasi Tanjungpinang : Hindari Jasa Calo Pembuatan Pasor

Tanjungpinang- Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Kota Tanjungpinang Indra Kusuma meminta masyarakat yang mengurus pembuatan paspor tidak menggunakan jasa calo.

“Kami berupaya menjadikan kantor Imigrasi Tanjungpinang sebagai kawasan bebas korupsi. Karena itu, masyarakat yang ingin mengurus paspor, jangan menggunakan jasa calo karena akan dikenakan biaya tinggi,” katanya Selasa (21/11).

“Kalau yang bersangkutan datang mengurus paspor sendiri di Kantor Imigrasi, biaya yang dikeluarkan tidak lebih dari Rp 355 ribu, 3 hari langsung siap. Hal ini berlaku di seluruh Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia.
lebih lanjut dirinya mengatakan. Data Permohonan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, pihaknya melayani pembuatan paspor rata-rata 50 per-hari. Ogen Ficomtv.co.id

DPMD Dukcapil Kepri Serius Memajukan TTG Guna Merangsang Kreativitas Masyarakat Dan Perekonomian Di Kepri

DPMD   Dukcapil   Kepri   Serius   Memajukan   TTG   Guna Merangsang Kreativitas Masyarakat Dan Perekonomian Di Kepri

TANJUNGPINANG,- Untuk memajukan suatu daerah, peran utama adalah kerjasama yang baikantara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pengusaha dan Masyarakat,salah satu penunjangannya adalah kemajuan Teknologi, bisa itu teknologi canggih atau   teknologi   sederhana.   Pemerintah   Provinsi   Kepulauan   Riau melalui   Dinas   Pemberdayaan   Masyarakat   dan   Desa,   Kependudukan   dan Pencatatan   Sipil   Provinsi   Kepulauan   Riau,   sejak   beberapa   tahun kebelakangan ini sangat berkonsentrasi memajukan Teknologi Daerah yang bermuatan   lokal   dan   ditemukan   oleh   masyarakat   lokal   dengan   tujuan mampu   menjawab   permasalahan   ditengah-tengah   masyarakat   agar meningkatkan perekonomian masyarakat, Teknologi Sederhana ini yang biasanya disebut dengan Teknologi Tepat Guna (TTG). Senin  Pagi,   (17/07/17)  DPMD DUKCAPIL  Kepri   mengadakan  Silaturahimdan Temu Inovator Teknologi Tepat Guna (TTG) yang berdomisili di Pulau Bintan   yaitu   Kota   Tanjungpinang   dan   Kab.   Bintan,   pada   Silaturahim   ini diadakan di Ruang Rapat Dinas PMD DUKCAPIL, Dompak, Tanjungpinang, yang dihadiri oleh beberapa Inventor, Pengurus Posyantek dan Pembina dari Kabupaten/Kota.   Sardison   selaku   Kepala   Dinas   PMD   DUKCAPIL   Kepri mengatakan, kenapa hanya Inventor se-pulau Bintan sebab ada beberapa keterbatasan  maka  hanya  dihadiri  oleh  para Inventor yang  berdomisili  di Pulau Bintan (Tanjungpinang-Bintan),  namun ia berencana  dalam  waktu dekat   akan   mengadakan   kegiatan   yang   sama,   untuk   Silaturahim   para Inovator se Kepulauan Riau. Mantan   Kepala   Biro   Pembangunan   Kepri   juga   menyampaikan,   tujuan diadakan   silaturahim   ini   melainkan   untuk   pengenalan   sesama   inventor serta memiliki tujuan utama yaitu pembentukan Forum Inventor dan Pos Pelayanan   Teknologi   (   Posyantek)   Se   Provinsi   Kepulauan   Riau   dengan maksud agar sesama Inventor terjalin komunikasi yang tak putus dan tetap berinovasi   serta   saling   mendukung   satu   sama   lain   agar   inovasi-inovasi Masyarakat Kepri  mampu  masuk ke  pasar usaha  ditingkat Lokal  bahkan Tingkat Nasional serta dilirik oleh pelaku Pengusaha. Pada   kesempatan   ini   ia   juga   mengatakan   dan   meminta   dukungannya kepada Inventor dan DPMD KabupatenKota, kedepannya DPMD DUKCAPIL Kepri juga akan membikin suatu Informasi atau Buku yang berisikan Produk TTG   yang   telah   diinovasi   oleh   masyarakat   Kepri   yang   nantinya   akan diberikan   ke   Sekolah-Sekolah   dan   Masyarakat   luas,   dengan   tujuan merangsang masyarakat untuk lebih   berinovasi,  ia berencana   juga akan berkoordinasi   dan   mengajak  Organisasi   Perangkat   Daerah (OPD)   terkait untuk menjembatani dan mempresentasikan ke Investor – Invenstor, Semoga ada   Investor   yang   tertarik   untuk   meninvestasikan   dan mengembangkan temuan   masyarakat   Kepri   ini   menjadi   Produksi   Masal   hingga   ke   Pasar Nasional,     Keoptimisan   ini   didasari   oleh,   Masyarakat   Kepri   melalui Pemerintah Daerah sejak tahun 2011 hingga 2016 selalu mendapat Prestasi ditingkat   Nasional,   bahkan   pada   tahun   2015   Kepulauan   Riau   mampu mengharumkan   Nama   Indonesia   di   ajang   Internasional   yaitu   IEYI (International Exhebition Young Inventor) di Taiwan. Selain   itu,   salahsatu   bentuk   keseriusan   dan   pembinaan,   ia   mengatakan DPMD DUKCAPIL Kepri pada tahun 2017 akan menseleksi TTG yang sudah ada   dan   hanya   1   (satu)   TTG   terlebih   dahulu   yang   nantinya   akan ditindaklanjuti ke Kementerian Hukum dan HAM dalam pengurusan HAKI (Hak   Akan   Kekayaan   Intelektual)   yang   tujuannya   adalah   menjadikan produk Kepri ini, menjadi legal dimata hukum dan tidak bisa ditiru atau diperbanyak tanpa izin dari penemunya.  Ade Riva Ficomtv.co.id

Masyarakat Miskin Dapat Bantuan Hukum

Masyarakat Miskin Dapat Bantuan Hukum

TANJUNGPINANG,- Masyarakat miskin Kepri yang sedang berperkara kini tidak perlu khawatir lagi. DPRD Kepri saat ini hampir merampungkan peraturan daerah (Perda) Bantuan Hukum kepada masyarakat miskin. Dengan hadirnya perda ini, maka pemerintah menjamin seluruh masyarakat mendapatkan akses pendampingan di persidangan.

Ketua Pansus Bantuan Hukum, Taba Iskandar mengatakan bahwa saat ini, masih banyak ditemukan rakyat miskin yang tak mendapat bantuan hukum saat berperkara. Beragam alasan mencuat termasuk minimnya pemahaman dari masyarakat dan aparat penegak hukum.

“Masih banyak masyarakat miskin yang belum dapat bantuan hukum saat menjalani penyidikan di Kepolisian dan Kejaksaan. Aparat penegak hukum juga banyak yang tidak tahu UU Nomor 16 Tahun 2011 tentang bantuan hukum. Kebanyakan masih mengacu ke KUHAP,” kata Taba di Graha Kepri.

Menurutnya, dalam UU Nomor 6 Tahun 2011 disebutkan bahwa negara bertanggungjawab terhadap pemberian bantuan hukum bagi orang miskin sebagai perwujudan akses terhadap keadilan.

Adapun bantuan hukum tersebut berupa jasa hukum secara cuma-cuma. Artinya, di setiap perkara yang dihadapi orang rakyat miskin dapat menikmati fasilitas bantuan hukum yang diakomodasi oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Kepri.

“Penerima bantuan hukum adalah orang miskin dan pemberi bantuan hukum adalah Lembaga Bantuan Hukum atau organisasi kemasyarakatan,” kata Taba.

Seluruh fraksi-fraksi di DPRD juga memberikan tanggapan yang sama. Khusus untuk lembaga pemberi bantuan, Fraksi PDIP meminta agar perda ini memasukkan UU 18 tahun 2003 tentang advokat.”Kami meminta agar dalam konsiderannya dimasukkan UU 18 tahun 2003, agar Perda ini semakin kuat,” kata Ery Suwandi menyampaikan pendapat fraksinya.

Begitu juga dengan Golkar. Fraksi Beringin meminta agar Perda ini diperkuat dengan peraturan Gubernur. “Kami meminta agar Gubernur mengeluarkan Pergub sebagai pelaksana teknisnya,” kata Raja Astagena dari fraksi Golkar.

Adapun fraksi PKS melalui juru bicaranya Abdulrahman mengharapkan agar nantinya porsi terbesar diberikan kepada non litigasi. Sedangkan fraksi Demokrat menyoroti tentang akreditasi dan verifikasi kepada organisasi bantuan hukum. “Kami berharap agar akreditasi dan verifikasi, tidak menghalangi dan membatasi lembaga memberikan bantuan hukum,” kata Joko Nugroho dari fraksi Demokrat. Sejak lahirnya UU Bantuan hukum, Pemerintah diwajibkan memberikan bantuan hukum. Humas/Ogen Ficomtv.co.id

Kini, Daftar JKN-KIS Bisa Kapan dan Di Mana Saja

Kini, Daftar JKN-KIS Bisa Kapan dan Di Mana Saja

TANJUNGPINANG,- Sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Negara-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan, red), semakin hari terus berbenah dengan melakukan berbagai inovasi, terlebih dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan BPJS Kesehatan.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang Leny Merlina di sela-sela menggelar temu media bersama wartawan se-Tanjungpinang belum lama ini menjelaskan. Guna, memperluas kanal pendaftaran peserta BPJS Kesehatan yang telah ada, baru-baru ini disebutnya. Pihaknya telah meluncurkan beberapa produk andalan, seperti kemudahan layanan pendaftaran anggota BPJS Kesehatan khusus Pekerja Bukan Penerima Upah (Peserta Mandiri), melalui Care Center 1500400.

“Sekarang kalau mau mendaftar JKN-KIS tak perlu lagi repot-repot datang ke kantor, cukup telefon ke nomor talian tersebut dan petugas kita siap melayani 1×24 jam, kapan bahkan di mana saja,” kata Leny Marlina.

Dirinya kembali menegaskan, persyaratan untuk menjadi anggota BPJS Kesehatanpun dalam hal ini sangat mudah. Calon peserta tinggal mencantumkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) berikut buku tabungan (BNI, BRI, BTN & Mandiri) beserta alamat tempat tinggal, yang kemudian dikirimkan ke email tujuan BPJS kesehatan.

Setelah diverifikasi dan dinyatakan lengkap. Lebih lanjut ia menuturkan, mereka akan mendapatkan nomor Virtual Acount (VA) melalui sms atau email, kemudian kepadanya diwajibkan membayar iuran pertama melalui kanal BPJS Kesehatan terdekat maupun agen Payment Point Online Bank (PPOB) resmi, paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari pasca menerima nomor VA tadi.

“Untuk besaran premi yang harus dibayar per orang, kelas 1 Rp 80.000, kelas 2 Rp 51.000, dan kelas 3 Rp 25.500 per bulan,” jelasnya.

Sesudah pembayaran dilakukan, kartu kepesertaan JKN-KIS akan segera dikirimkan ke alamat si peserta, tanpa dibebankan biaya sepeserpun.

Selain peruntukan pendaftaran kepesertaan, Care Center 1500400 juga berfungsi dalam hal menyampaikan pengaduan, keluhan menyangkut kesehatan, termasuk keinginan merubah fasilitas layanan kesehatan sesuai lokasi tempat tinggal.

Saat ini Care Center 1500400 merupakan pilot project di 25 kantor cabang se-Indonesia, termasuk di BPJS Kesehatan Cabang Kota Tanjungpinang.

“Fokus utama kami (BPJS kesehatan, red) adalah melayani masyarakat dengan Mudah, Murah dan Cepat,” sambung Leny marlina.

BPJS Kesehatan Goes To Mall

Di samping itu, layanan pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang telah hadir pula di pusat perbelanjaan Tanjungpinang City Center (TCC, red), Jalan Raja Haji Fisabilillah di km 8 atau yang bernama “BPJS Kesehatan Goes To Mall” .

Sekarang sembari berbelanja, pengunjungpun boleh sambil-sambilan bertanya seputar layanan, alur pelayanan serta manfaat JKN-KIS bagi masyarakat, melalui outlet dan petugas yang memang sudah ditempatkan di sana.

Warga juga bisa langsung melakukan registrasi peserta BPJS Kesehatan di tempat, baik Pekerja Bukan Penerima Upah (Peserta Mandiri) maupun Pekerja Penerima Upah (PPU), asal membawa persyaratan yang lengkap.

Melihat hal ini, Camat Kecamatan Bukit Bestari Faisal Fahlevi amat menyambut baik dengan upaya tersebut. Terlebih dalam mempermudah akses warga terhadap layanan BPJS Kesehatan, tanpa harus berbondong-bondong mengantri di kantor setiap kali berurusan.

“Semua sudah dipermudah, jadi stigma masyarakat yang selama ini menganggap pelayanan di kantor BPJS Kesehatan rumit dan memakan waktu yang lama, baiknya ditinjau kembali” bebernya.

Pernyataan serupa turut disampaikan Iskantasya Prachika (24). Salah seorang warga yang tinggal di seputaran kawasan mall TCC ini mengaku. Melalui program tersebut, BPJS Kesehatan telah menunjukan betapa gigihnya usaha mereka dalam menjamin sekaligus melindungi kesehatan penduduk di Kota Tanjungpinang.

“Dengan adanya layanan ini tentu masyarakat menjadi lebih terbantu, yang awalnya tidak sempat mendaftar langsung ke kantor BPJS Kesehatan, kini tinggal main-main ke Mall TCC saja,” cetus wanita berkacamata ini.

Menyediakan Dropbox di Tingkat Keluarahan & Kecamatan

Perluasan kanal layanan pendaftaran di BPJS Kesehatan tidak hanya berpusat di area perkotaan, melainkan merambah ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Kabid Humas BPJS Kesehatan Gunardi Chandra menjelaskan, terhitung tanggal 9 Mei 2017 kemarin, BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang telah menyebarkan Dropbox di sejumlah Kantor Kecamatan dan Kelurahan yang berada di Tanjungpinang.

“Jika ingin mendaftar, warga hanya perlu mengisi formulir yang sudah disediakan, membawa persyaratan berikut memasukannya ke dalam Dropbox tersebut. Selanjutnya dalam kurun waktu satu minggu sekali, petugas kami akan mengecek langsung ke kantor yang bersangkutan untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.

Hanya saja, ditemui baru-baru ini Kepala Seksi Pembangunan dan Kemasyarakatan di Kantor Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Andi Suryadi mengaku meski sudah disediakan Dropbox di kantor mereka, sampai saat ini belum ada satupun warga setempat yang berminat melaporkan diri untuk mendaftar di BPJS Kesehatan.

“Saran saya BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang dapat lebih gencar lagi mensosialisasikan ini terhadap warga setempat, mengingat keseharian masyarakat di sini bisa dibilang amat jarang berurusan ke kantor kami,” pungkas Andi.

Lain halnya dengan Asmira (28). Wanita yang tinggal di senggarang besar ini mengakui, belum mengetahui secara rinci soal keberadaan Dropbox BPJS Kesehatan di kelurahannya.

“Kemarin sempat baca di koran perihal Dropbox BPJS Kesehatan itu, cuma belum sempat bertanya langsung ke pihak kelurahan,” tukas perempuan yang mengaku belum memiliki kartu peserta BPJS Kesehatan ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cabang Kota Tanjungpinang per April tahun 2017, jumlah warga yang sudah mendaftar keanggotaan BPJS Kesehatan sebanyak 173.325 orang atau 68%. Sementara angka total penduduk tanjungpinang berjumlah 254.701 jiwa, artinya masih ada sekitar 81.376 atau 22% lagi yang belum terdaftar.

Sedangkan secara nasional, hingga 5 Mei 2017 ini, Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat telah mengcover hampir 70 persen total penduduk Indonesia atau 176 juta jiwa. Pada 2019 mendatang, BPJS Kesehatan menargetkan mampu mencoverage 275,5 juta kesehatan seluruh penduduk di Indonesia (Universal Health Coverage tahun 2019). Ogen Ficomtv.co.id

 

Pemprov Raih Predikat WTP

Pemprov Raih Predikat WTP

Jumaga : WTP Bukan Berarti Tak Ada Penyelewengan

TANJUNGPINANG,– Pemerintah Provinsi Kepri meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk yang ketujuh kalinya. Penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK ini disampaikan kepada Pemprov Kepri melalui rapat paripurna istimewa di Gedung DPRD, Selasa (30/5).

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengucapkan selamat atas keberhasilan Pemprov Kepri mempertahankan opini tersebut. Keberhasilan ini, katanya, merupakan usaha bersama antara DPRD dan Pemprov. “Kami mengapresiasi keberhasilan ini. Kami berharap, agar prestasi ini dapat diteruskan,” kata Jumaga.

Namun demikian, pemberian predikat WTP ini bukan berarti tidak ada penyelewengan. Untuk itu, DPRD akan mempelajari dan menindaklanjuti laporan tersebut. “Berdasarkan peraturan yang ada, LHP ini akan kita pelajari dan tindaklanjuti. Aturan memberikan batasan waktu dua minggu untuk membahas ini,” kata Jumaga.

Ia juga meminta kepada Pemprov Kepri untuk kooperatif jika nantinya Panitia Khusus membutuhkan konfirmasi dan informasi data.

Senada dengan Jumaga, Wakil ketua BPK,  Prof Dr.Bahrullah Akbar,MBA,CMPM memastikan opini WTP tidak menjamin bahwa pada entitas yang bersangkuatan tidak ada korupsi. Sebab pemeriksaan laporan keuangan tidak ditujukan secara khusus untuk mendeteksi adanya korupsi.

“Akan tetapi, jika dalam pemeriksaan awal ditemukan ketidakpatuhan atau ketidakpatutan baik yang berpengaruh atau tidak berpengaruh terhadap opini atas laporan keuangan, BPK wajib menindaklanjuti,” urainya.

Pejabat,tambahnya lagi, wajib menindaklanjuti rekomendasi BPK dan menjawab pertanyaan BPK selambat-lambatnya 60 hari kerja.

Bahrulah mengatakan bahwa setiap tahun BPK memeriksa 87 laporan keuangan pemerintah pusat dan 540 laporan keuangan pemerintah daerah. Untuk sistem pelaporannya, BPK mengatakan bahwa Pemda harus menggunakan standar akuntansi pemerintahan berbasis akrual. “Laporan berbasis akrual ini akan memotret dan mengungkap kecukupan dan kewajaran laporan keuangan dari pemerintah daerah secara utuh,” katanya.

Ditempat yang sama, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan bahwa predikat WTP ini bukanlah tujuan utama pemerintah Provinsi Kepri. Melainkan sebagai alat kontrol pemerintahan. “Tujuan kita adalah bagaimana mencapai kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kepri,” katanya.

Selama dua tahun, Pemprov Kepri sudah menerapkan sistem keuangan daerah berbasis akrual. Pemprov juga telah menjalankan sistem pengendalian berjenjang, meningkatkan SDM keuangan, pengembangan sistem dan memberikan jawaban terhadap catatan BPK. Humas/Rakhmat ficomtv.co.id

Nurdin Tarawih Pertama Di Penyengat

Nurdin Tarawih Pertama Di Penyengat

TANJUNGPINANG,- Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun mengawali kegiatan safari Ramadhan pada Jum’at (26/5) kemarin di Masjid Sultan Riau Penyengat, Tanjungpinang.

Pada kesempatan tersebut Gubernur memberikan bantuan 100 paket sembako yang berisi antara lain, beras, gula, telur dan minyak makan. Selain itu nurdin juga menyerahkan bantuan kepada  Anak-anak yatim juga pengurus dan imam masjid di Penyengat.

Nurdin berharap dengan bantuan bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Juga bisa membantu dalam menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan.”Semoga bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya di bulan ramadhan tahun ini,” ujar Nurdin.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan shalat Magrib kemudian makan malam bersama Gubernur beserta masyarakat pulau Penyengat  Lalu Shalat Isya berjamaah dan melaksanakan shalat Tarawih malam pertama ramadhan 23 rakaat di masjid Sultan Riau Penyengat.

Gubernur dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut ramadhan dengan penuh semangat dan suka cita.

“Semangat dalam arti sungguh-sungguh menjalankan setiap amalan dalam beribadah di bulan ramadhan. Suka cita dalam arti bersyukur kita masih dapat bertemu bulan ramadhan dan semoga kita selalu diberkahi oleh Allah SWT,” ujar Nurdin.

Dilanjutkan Nurdin bahwa ibadah yang dikerjakan saat ini merupakan bekal yang akan dibawa diakhirat kelak. Tak lupa Gubernur selaku pribadi meminta maaf lahir bathin kepada seluruh masyarakat Kepri khususnya di pulau penyengat jika hingga saat ini masih belum maksimal melaksanakan tugas sebagai Gubernur sembari meminta doa agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal untuk Kepulauan Riau.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Sultan Riau Penyengat Raja Abdurrahman menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan Gubernur Nurdin Basirun bersama rombongan dalam rangka safari Ramadhan Tahun 1438 H ini.

“Menjadikan Penyengat sebagai Kunjungan Perdana pada Safari Ramadhan Pak Gubernur merupakan kebanggaan bagi kami seluruh masyarakat Penyengat. Semoga Bapak Gubernur selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugas sehari-hari serta kita semua diberi keberkahan dalam menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan ini,” ujar Abdurrahman

Adapun Ceramah diisi oleh ustadz Abdul Wahab sebelum memulai tarawih perdana bulan Ramadhan 1438 H berisikan tentang persiapan bulan Ramadhan dalam bentuk memandang pelaksanaan ibadah itu sendiri. Baik kesiapan secara fisik dan mental tata cara berpuasa dengan baik dan benar, memahami rukun-rukun berpuasa, hal hal yang membatalkan puasa serta amalan yang didapat berlipat ganda dalam beribadah di bulan Ramadhan.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I dan II Pemerintah Provinsi Kepri Raja Ariza dan Syamsul Bahrum, Anggota DPRD Provinsi Kepri Tawarich, Ketua LAM Abdul Razak, beberapa Kepala OPD, serta masyarakat Pulau Penyengat. Ogen Ficomtv.co.id

Pemprov Siapkan Takjil Gratis Di Gedung Daerah Selama Ramadhan

Pemprov Siapkan Takjil Gratis Di Gedung Daerah Selama Ramadhan

TANJUNGPINANG, – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun, menyampaikan sepanjang bulan suci Ramadan berlangsung Pemprov Kepri menyediakan takjil atau menu berbuka di Gedung Daerah, Tepilaut, Tanjungpinang.

“Mulai senin, kita buka setiap hari. Saya himbau masyarakat silahkan, berbuka puasa di situ. Dan disiapkan untuk salat magrib bersama,” jelas Nurdin kepada Tanjungpinang Pos, usai menghadiri pengajian rutin bersama ratusan pegawai Pemprov Kepri, Jumat (26/5)

Lebih lanjut, Nurdin menambahkan sepanjang bulan Puasa dirinya tetap seperti biasa mengisi agenda safari subuh, buka puasa serta agenda rapat koordinasi (Rakor) rutin dengan para pejabat OPD se Kepri.

“Safari ramadan, saya akan sama-sama masyarakat sebulan penuh menjelajah kabupaten dan kota, termasuk di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Anambas,” ucapnya

Nurdin berjanji, mulai dari subuh hingga salat tarawih dirinya akan memaksimalkan waktu dengan masyarakat Kepri. Karena hal itu sebagai salah satu cara, memenuhi serta mengabulkan permintaan masyarkat.

“Sebulan penuh, diri lebih banyak untuk masyarakat,” ucapnya

Sepanjang Ramadan ini, tak lupa Nurdin juga mewanti-wanti agar semua masyarakat harus menciptakan suasana yang dingin.

Hal itu salah satunya, yang menjadi penekanan terkait aktivitas masyarakat di malam hari. Ia mengajak seluruh masyarakat muslim harus fokus berubadah serta menghormati bulan suci yang penuh berkah ini.

“Momen ini kita gunakan untuk meningkatkan ibadah kita. Kalau ekonomi pemerintah saat ini sudah berusaha, mulai dari tingkat pusat sampai daerah. Bahkan saya sendiri sudah mengecek pasokan harga, saya sendiri mengharapkan tidak ada masyarakat yang dirugikan,” tukasnya demikian. Ogen Ficomtv.co.id

Perlu Kebersamaan Menjaga Keutuhan NKRI

Perlu Kebersamaan Menjaga Keutuhan NKRI

Para Gubernur “Latihan Perang” di Natuna

Natuna,- Gubernur H Nurdin Basirun meyakinkan bahwa kebersamaan sangat diperlukan dalam menjaga negeri ini. Termasuk di dalamnya kebersamaan para gubernur yang selama dua hari ini berada di Natuna, Kepri sempena silaturahmi Asosiasi Pemerintahan Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dengan Panglima TNI.

“Kita negara yang sangat besar. Dari Sabang sampai Merauke perlu kebersamaan untuk menjaga keutuhan negeri ini,” kata Nurdin di sela-sela latihan menembak dalam rangkaian aktivitas para gubernur di Natuna.

Sebanyak 23 Gubernur hadir pada kegiatan tersebut. Mereka adalah Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jatim Sukarwo, Gubernur Maluku Said Assagef, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Gubernur Sumut T Ery Nurradi, Gubernur Sultra Nur Alam, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Kaltim Awang Faruk, Gubernur Sumsel Alex Nurdin, Gubernur Kaltara Irianro Lambrie, Gubernur Jambi Zumi Zola, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Gubernur Sulut Olly Dondonkambey dan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun.

Nurdin berterima kasih kepada TNI karena membawa langsung para gubernur untuk melihat perbatasan negeri ini di kawasan utara. Natuna memang berbatasan langsung dengan Republik Rakyat China dan Laut China Selatan bersinggungan langsung dengan daerah ini.

“Harus ada dorongan dan perhatian khusus terhadap kawasan ini, baik untuk peningkatan kesejahteraan dan pertahanan,” kata Nurdin.

Para gubernur memang mengikuti serangkaian latihan “perang”, seperti menembak dan aktivitas TNI lainnya. Bahkan Jumat ini ikut menyaksikan latihan perang Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) bersama Presiden Joko Widodo di Tanjungdatok.

Sebelum ke Natuna, para Gubernur terlebih dahulu berkumpul di Jakarta. Kamis pagi, para Gubernur menjalani serangkaian kegiatan di Halim Perdana Kusuma.

Dari Halim, rombongan terbang ke Natuna untuk serangkaian kegiatan TNI. Di Natuna, para Gubernur tidak didampingi ajudan dan protokoler. Sekitar pukul 09.00 pesawat TNI AU bertolak dari Halim menuju Bandara Raden Sadjad, Ranai. Pada pukul 10.50, pesawat mendarat di bandara.

Mendagri Tjahjo Kumolo ikut mendampingi para gubernur dalam penerbangan ini. Sebelum mendarat, dua pesawat tempur F-16 menjemput pesawat TNI AU yang membawa rombongan gubernur menuju Natuna. Beberapa menit sebelum mendarat di Pangkalan Udara Ranai, dua F-16 langsung take off dari Ranai melakukan penjemputan.

Setelah menjalankan serangkaian “latihan perang”, para gubernur menginap di KRI. Mereka menginap tanpa didampingi ajudan atau protokol. Mereka hanya membawa satu tas ransel yang sudah disediakan, lengkap dengan pakaian hingga Jumat (19/5) petang untuk kembali lagi ke Jakarta.

Ketua APPSI, Syahrul Yasin Limpo menyebutkan, kegiatan ini akan berefek kepada sesuatu yang sangat dalam bagi kepentingan dan tugas kenegaraan. Apapun aktivitas, semua muara tetap menjaga keutuhan negara.

“Menjaga keutuhan itu tidak boleh hanya di pikiran, tapi harus di hati dan di batin kita,” kata Gubernur Sulawesi Selatan ini.

Aktivitas ini juga, kata Syahrul, juga meyakinkan para gubernur begitu pentingnya menjaga negeri ini. Idealisme kenegaraan harus terus dikonsolidasikan. Syahrul juga menyebutkan kebersamaan antara semua pihak sangat penting. Karena dengan kebersamaan, kompleksitas bangsa yang besar ini bisa dijaga.

“Para gubernur harus ada korsa untuk menghadapi tantangan terkini. Juga harus menjaga amanah yang diberikan, sekaligus menjaga rakyat dan melindungi rakyat,” kata Syahrul.

Para gubernur tampak akrab dalam menjalani serangkaian “latihan perang” itu. Tampak kebersamaan terbangun di antara mereka. Ogen Ficomtv.co.id

Lomba Inovasi TTG Kepri

Lomba Inovasi TTG Kepri, Cari Insan Kreatif Di Bidang Teknologi

Tanjungpinang,- Guna meningkatkan dan menjaring insan kreatif, Pemerintah Provinsi Kepri mengadakan lomba inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Kepri tahun 2017 di Kepri Mall Batam, Rabu 17 Mei hingga 19 Mei 2017.

Lomba inovasi TTG ini merupakan program unggulan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kepri.  Dalam lomba ini sebanyak 30 inventor yang sudah diseleksi dari seluruh Kabupaten Kota se-Kepri mengadu keunggulan untuk menjawab permasalahan yang terjadi dimasyarakat agar nantinya temuan tersebut dapat meningkatkan perekonomian di Kepri.

Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Kepulauan Riau yang diwakili oleh Raja Ariza selaku Asisten Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Selain itu dihadiri juga oleh FKPD Kepri, Wakil Walikota Tanjungpinang H. Sahrul, Ketua Komisi I DPRD Kepri Sukri Farial, beberapa pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang dan beberapa Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri dan Kabupaten Kota.

Setiap inventor diberikan waktu selama 15 menit untuk mempresentasikan, mendemontrasikan  dan tanya jawab. Sedangkan tim penilai ada sebanyak 5 orang, yang terdiri dari BPPT LIPI, Kementerian Desa Pdt dan Transmigrasi, dekan Fakultas Umrah, Politeknik Batam dan dari Dinas PMD Dukcapil sendiri.

Pada kesempatain ini Raja Ariza mengatakan dirinya berharap melalui TTG ini bisa menjadi teknologi terapan, yang berguna untuk masyarakat luas. “Melalui pengamatan saya, ada beberapa TTG yang sesuai dengan kearifan lokal sebagai daerah kelautan memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian,” terangnya.

Sementara itu sama Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul mengatakan sebagai tamu undangan dan ia merasa bertanggungjwab untuk memberikan support serta motivasi kepada inventor-inventor yang telah membawa nama Kota Tanjungpinang di ajang lomba  TTG Kepri. Pasal, pada ajang tingkat nasional tahun lalu Tanjungpinang berhasil meraih juara II di tingkat nasional.

“Tahun ini saya merasa optimis bahwa inventor dari Tanjungpinang dapat meraih juara di lomba TTG Kepri bahkan nasional,” ujarnya. Ade Riva/M.Rakhmat ficom tv.co.id