Kini, Daftar JKN-KIS Bisa Kapan dan Di Mana Saja

Kini, Daftar JKN-KIS Bisa Kapan dan Di Mana Saja

TANJUNGPINANG,- Sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Negara-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS Kesehatan, red), semakin hari terus berbenah dengan melakukan berbagai inovasi, terlebih dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan BPJS Kesehatan.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang Leny Merlina di sela-sela menggelar temu media bersama wartawan se-Tanjungpinang belum lama ini menjelaskan. Guna, memperluas kanal pendaftaran peserta BPJS Kesehatan yang telah ada, baru-baru ini disebutnya. Pihaknya telah meluncurkan beberapa produk andalan, seperti kemudahan layanan pendaftaran anggota BPJS Kesehatan khusus Pekerja Bukan Penerima Upah (Peserta Mandiri), melalui Care Center 1500400.

“Sekarang kalau mau mendaftar JKN-KIS tak perlu lagi repot-repot datang ke kantor, cukup telefon ke nomor talian tersebut dan petugas kita siap melayani 1×24 jam, kapan bahkan di mana saja,” kata Leny Marlina.

Dirinya kembali menegaskan, persyaratan untuk menjadi anggota BPJS Kesehatanpun dalam hal ini sangat mudah. Calon peserta tinggal mencantumkan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) berikut buku tabungan (BNI, BRI, BTN & Mandiri) beserta alamat tempat tinggal, yang kemudian dikirimkan ke email tujuan BPJS kesehatan.

Setelah diverifikasi dan dinyatakan lengkap. Lebih lanjut ia menuturkan, mereka akan mendapatkan nomor Virtual Acount (VA) melalui sms atau email, kemudian kepadanya diwajibkan membayar iuran pertama melalui kanal BPJS Kesehatan terdekat maupun agen Payment Point Online Bank (PPOB) resmi, paling cepat 14 hari dan paling lama 30 hari pasca menerima nomor VA tadi.

“Untuk besaran premi yang harus dibayar per orang, kelas 1 Rp 80.000, kelas 2 Rp 51.000, dan kelas 3 Rp 25.500 per bulan,” jelasnya.

Sesudah pembayaran dilakukan, kartu kepesertaan JKN-KIS akan segera dikirimkan ke alamat si peserta, tanpa dibebankan biaya sepeserpun.

Selain peruntukan pendaftaran kepesertaan, Care Center 1500400 juga berfungsi dalam hal menyampaikan pengaduan, keluhan menyangkut kesehatan, termasuk keinginan merubah fasilitas layanan kesehatan sesuai lokasi tempat tinggal.

Saat ini Care Center 1500400 merupakan pilot project di 25 kantor cabang se-Indonesia, termasuk di BPJS Kesehatan Cabang Kota Tanjungpinang.

“Fokus utama kami (BPJS kesehatan, red) adalah melayani masyarakat dengan Mudah, Murah dan Cepat,” sambung Leny marlina.

BPJS Kesehatan Goes To Mall

Di samping itu, layanan pendaftaran kepesertaan BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang telah hadir pula di pusat perbelanjaan Tanjungpinang City Center (TCC, red), Jalan Raja Haji Fisabilillah di km 8 atau yang bernama “BPJS Kesehatan Goes To Mall” .

Sekarang sembari berbelanja, pengunjungpun boleh sambil-sambilan bertanya seputar layanan, alur pelayanan serta manfaat JKN-KIS bagi masyarakat, melalui outlet dan petugas yang memang sudah ditempatkan di sana.

Warga juga bisa langsung melakukan registrasi peserta BPJS Kesehatan di tempat, baik Pekerja Bukan Penerima Upah (Peserta Mandiri) maupun Pekerja Penerima Upah (PPU), asal membawa persyaratan yang lengkap.

Melihat hal ini, Camat Kecamatan Bukit Bestari Faisal Fahlevi amat menyambut baik dengan upaya tersebut. Terlebih dalam mempermudah akses warga terhadap layanan BPJS Kesehatan, tanpa harus berbondong-bondong mengantri di kantor setiap kali berurusan.

“Semua sudah dipermudah, jadi stigma masyarakat yang selama ini menganggap pelayanan di kantor BPJS Kesehatan rumit dan memakan waktu yang lama, baiknya ditinjau kembali” bebernya.

Pernyataan serupa turut disampaikan Iskantasya Prachika (24). Salah seorang warga yang tinggal di seputaran kawasan mall TCC ini mengaku. Melalui program tersebut, BPJS Kesehatan telah menunjukan betapa gigihnya usaha mereka dalam menjamin sekaligus melindungi kesehatan penduduk di Kota Tanjungpinang.

“Dengan adanya layanan ini tentu masyarakat menjadi lebih terbantu, yang awalnya tidak sempat mendaftar langsung ke kantor BPJS Kesehatan, kini tinggal main-main ke Mall TCC saja,” cetus wanita berkacamata ini.

Menyediakan Dropbox di Tingkat Keluarahan & Kecamatan

Perluasan kanal layanan pendaftaran di BPJS Kesehatan tidak hanya berpusat di area perkotaan, melainkan merambah ke tingkat kecamatan dan kelurahan.

Kabid Humas BPJS Kesehatan Gunardi Chandra menjelaskan, terhitung tanggal 9 Mei 2017 kemarin, BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang telah menyebarkan Dropbox di sejumlah Kantor Kecamatan dan Kelurahan yang berada di Tanjungpinang.

“Jika ingin mendaftar, warga hanya perlu mengisi formulir yang sudah disediakan, membawa persyaratan berikut memasukannya ke dalam Dropbox tersebut. Selanjutnya dalam kurun waktu satu minggu sekali, petugas kami akan mengecek langsung ke kantor yang bersangkutan untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.

Hanya saja, ditemui baru-baru ini Kepala Seksi Pembangunan dan Kemasyarakatan di Kantor Kelurahan Senggarang, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Andi Suryadi mengaku meski sudah disediakan Dropbox di kantor mereka, sampai saat ini belum ada satupun warga setempat yang berminat melaporkan diri untuk mendaftar di BPJS Kesehatan.

“Saran saya BPJS Kesehatan Kota Tanjungpinang dapat lebih gencar lagi mensosialisasikan ini terhadap warga setempat, mengingat keseharian masyarakat di sini bisa dibilang amat jarang berurusan ke kantor kami,” pungkas Andi.

Lain halnya dengan Asmira (28). Wanita yang tinggal di senggarang besar ini mengakui, belum mengetahui secara rinci soal keberadaan Dropbox BPJS Kesehatan di kelurahannya.

“Kemarin sempat baca di koran perihal Dropbox BPJS Kesehatan itu, cuma belum sempat bertanya langsung ke pihak kelurahan,” tukas perempuan yang mengaku belum memiliki kartu peserta BPJS Kesehatan ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cabang Kota Tanjungpinang per April tahun 2017, jumlah warga yang sudah mendaftar keanggotaan BPJS Kesehatan sebanyak 173.325 orang atau 68%. Sementara angka total penduduk tanjungpinang berjumlah 254.701 jiwa, artinya masih ada sekitar 81.376 atau 22% lagi yang belum terdaftar.

Sedangkan secara nasional, hingga 5 Mei 2017 ini, Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat telah mengcover hampir 70 persen total penduduk Indonesia atau 176 juta jiwa. Pada 2019 mendatang, BPJS Kesehatan menargetkan mampu mencoverage 275,5 juta kesehatan seluruh penduduk di Indonesia (Universal Health Coverage tahun 2019). Ogen Ficomtv.co.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.