• +62 771 23686
  • info@ficomtv.co.id

Tag Archive kepulauan riau

Citilink Terbang Perdana China-Tanjungpinang

img-20161219-wa0001Citilink terbang perdana China-Tpi, bawa 165 Wisman China ke Kepri.

Tanjungpinang,- Gubernur H Nurdin Basirun menyambut kedatangan perdana pesawat Citilink rute China-Tanjungpinang, di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Ahad (18/12) pagi. Bersamaan dengan landing perdana ini, Nurdin itu menyambut 165 turis dari Huan Ying dan Guang Lin, China.

Pada saat penyambutan itu, Nurdin mengalungkan pita kepada perwakilan turis. Tak hanya pita, perwakilan turis itu mencicipi daun sirih yang disuguhkan penari persembahan.
Kala mencicipi daun sirih, turis wanita Cina itu menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

Namun, begitu tahu bahwa yang menjelaskan sirih adalah Gubernur Kepri, turis terkejut menganggumi sembari merapatkan dua tangannya ke dada. Tak lama kemudian, Gubernur langsung diajak foto selfei.

Atraksi pencak silat dan barongsai juga memeriahkan penyambutan turis perdana ini.

Pada kesempatan itu, Nurdin menegaskan semua pihak bertanggung jawab untuk meningkatkan kunjungan wisawatan mancanegera (Wisman) ke Kepri.

“Kita semua berperan dengan cara kita mulai dari bandara udara sampai lokasi wisata untuk meningkatkan geliat pariwisata di daerah kita,” ungkap Nurdin.

Menurut Nurdin, Kepri memiliki banyak potensi untuk menarik Wisman. Segala pesona wisata ada di Kepri. Keberagaman budaya yang menarik, pulau dan pantai yang indah serta kuliner dengan bermacam makanan.

“Kita tinggal menjual saja apa yang kita punya,” ajak Nurdin.

Gubernur Kepri itu pun mengajak semua pihak untuk berdoa untuk kelancaran kunjungan wisman ke daerah-daerah di Kepri. Kata Nurdin, pihaknya berjanji akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk meningkatkan kunjungan Wisman ini.

Secara khusus, Nurdin meminta para bupati dan wali kota untuk mendukung kunjungan para Wisman tersebut.

“Mari kita ciptakan suasana yang aman dan tentram. Saat ini saya tidak sendiri meresmikan penerbangan perdana ini. Saya yakin seluruh masyarakat Kepri turut mendoakan saya,” yakin Nurdin.

Tampak hadir pada acara penyambutan itu antara lain, Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, Sekdaprov Kepri, H TS Arief Fadillah dan Kadis Pariwisata Kepri, Buralimar. Ogen_Ficomtv.co.id

Kepri Terima DIPA Rp7,071 Triliun

img-20161207-wa0010Kepri Terima DIPA Rp7,071 Triliun

Gubernur Ajak Semua Bekerja dengan Optimisme Tinggi

Tanjungpinang,- Gubernur H Nurdin Basirun mengajak jajaran pemerintah di Kepulauan Riau bekerja dengan optimisme yang tinggi sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo. Dengan optimisme yang tinggi, sinergi pemerintah pusat dan daerah semakin siap menghadapi tantangan ke depan.

“Kita dipesan untuk bersinergi, bahu membahu dan bekerja penuh optimisme untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata Nurdin usai menerima Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12).

Saat menyerahkan DIPA, Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tahun 2017, Kepri mendapatkan DIPA sebesar Rp7.071.530.229.000 (tujuh triliun tujuh puluh satu miliar lima ratus tiga puluh juta dua ratus dua puluh sembilan ribu rupiah). Jumlah itu ebersumber dari beberapa item seperti dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil sumber daya alam, dana alokasi umum, dana alokasi khusus fisik, dana alokasi khusus nonfisik, dana desa dan dana insentif daerah yang hanya diterima Kabupaten Bintan. Sementara, untuk Kota Batam dan Tanjungpinang, tidak mendapatkan alokasi dana desa.

Adapun rincian alokasi dana transfer tersebut yaitu, untuk Provinsi Kepri sebesar Rp2.039.202.234.000, Kabupaten Natuna Rp722.412.204.000, Kabupaten Kepulauan Anambas Rp627.693.152.000, Kabupaten Karimun Rp679.798.123.000, Kota Batam Rp963.792.007.000, Kota Tanjungpinang Rp634.967.698.000, Kabupaten Lingga Rp673.828.938.000, dan Kabupaten Bintan Rp729.865.873.000.

Menurut Gubernur, pemerintah ingin dana yang ditransfer ke daerah ini bisa menjadi instrumen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Demikian juga dengan pemanfaatan APBD, juga harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Makanya kita ingin pemanfaatan ya secepat mungkin. Biar sejak awal tahun masyarakat sudah merasakannya,” kata Nurdin.

Apalagi, kata Nurdin, Presiden menginginkan agar semuanya bergerak lebih cepat. Pihaknya pun pekan depan akan menyampaikan DIPA kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah masing-masing, dan melakukan koordinasi dengan instansi vertikal serta dengan Bupati/Walikota.

“Supaya pelaksanaan kegiatan dapat dimulai sejak awal tahun anggaran,” kata Nurdin.

Sehari sebelum menerima DIPA, Nurdin mengumpulkan seluruh Kepala SKPD Pemprov Kepri untuk memberi penekanan tentang program pembangunan pada tahun anggaran 2017. Karena Nurdin ingin Program-program itu harus sesuai dengan visi gubernur dan RPJMD yang telah ditetapkan.

“Skala prioritas pembangunannya harus jelas. Semuanya harus untuk kebaikan masyarakat. Terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Nurdin.

Gubernur juga berpesan agar kepala SKPD untuk bekerja sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. “Yang paling penting programnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tegas Nurdin.

Dalam kesempatan itu, kata Nurdin, Presiden menekankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dibutuhkan kehadiran investasi, dibutuhkan keterlibatan swasta untuk menggerakkan roda ekonomi nasional maupun ekonomi di daerah.

“Kita di Kepri juga perlu peran swasta yang bisa membuat nilai tambah, serta menciptakan lapangan kerja,” kata Nurdin.

Karena uang negara, APBN dan APBD cuma berperan 20 persen untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Sementara swasta berperan 80 persen.

“Kita dukung peran swasta dengan selalu menjadikan Kepri daerah yang damai dan nyaman,” kata Nurdin. Ogen-ficomtv.co.id

Gubernur: Ajak Selalu Anak-anak “Piknik” ke Masjid

img-20161207-wa0000Gubernur: Ajak Selalu Anak-anak “Piknik” ke Masjid

Tanjungpinang,- Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan pesan kepada para orang tua untuk selalu membawa anak-anaknya datang ke masjid. Banyak ilmu bisa didapat dengan selalu hadir di masjid.

“Sejak dini sangat baik mereka sudah dididik soal iman taqwa. Karena lebih mudah mengasah ketika masih muda,” kata Gubernur Nurdin usai melangsungkan sholat maghrib berjamaah di Masjid Al Makruf, Kampung Mekar Jaya Tanjungpinang, Senin (5/12).

Nurdin berada di masjid hingga sholat isya berjamaah. Di masjid, Nurdin juga berbincang dengan sejumlah anak-anak.

“Diajarlah ikut menyumbang masjid secara ikhlas sejak dini,tanpa melihat nilainya,” kata Nurdin.

Meski menekankan untuk hadir di masjid-masjid, Nurdin tetap mengingatkan anak-anak untuk tidak lupa belajar. “Biar mereka pandai membagi waktu sejak masih kecil,” kata Bupati Karimun 2005-2015.

Nurdin sadar kadang-kadang ada beberapa anak lebih bersenda ketika ada di masjid. Apalagi ketika mereka bertemu teman-temannya. Tapi itu bukan masalah yang seharusnya dianggap gangguan.

“Biarkan saja mereka tetap akrab dengan masjid,” kata Nurdin.

Bahkan di kampung-kampung, anak-anak banyak terlibat dalam kegiatan di masjid. Kadang gotong-royong mereka terlibat. Saat perayaan hari-hari besar keagamaan mereka juga selalu ada.

“Untuk membangun silaturahmi dan bertoleransi sejak kecil lagi,” katanya.

Dengan rutin dibawa ke masjid, kata Nurdin, anak-anak juga akan semakin familiar dan terbiasa dengan lantunan ayat-ayat suci Al Quran dan rumah Allah. “Semoga ilmu agama sejak dini sudah tertanam,” kata Nurdin.

Fokus Nurdin terhadap kegiatan keagamaan memang cukup besar. Malah pada tahun 2017, Nurdin menargetkan wisuda 1.000 hafis se-Kepulauan Riau.

Jika ke pulau-pulau pun, Nurdin selalu bertemu anak-anak dan “bersenda” tentang keagamaan. Malah Nurdin pernah memanggil anak-anak untuk melafazkan alfatihan atau bertanya tentang doa doa. Ogen_Ficomtv.co.id

Jangan Lupakan Sejarah dan Budaya Kepri

img-20161030-wa0002Jangan Lupakan Sejarah dan Budaya Kepri

* Pesan Gubernur untuk Generasri Muda

Tanjungpinang, Gubernur H Nurdin Basirun mengingatkan dan mengajak generasi muda Kepulauan Riau untuk tidak melupakan budaya dan sejarah negeri ini. Panggung Penyair juga merupakan cara memperkenalkan budaya yang baik kepada generasi muda Kepri.

“Dari pembacaan puisi ini kita bisa memperkenalkan tokoh-tokoh pahlawan dan sejarah kita. Ini m merupakan upaya meningkatkan kebersamaan melalui seni,” kata Nurdin yang tampil dalam Panggung Penyair yang merupakan rangkaian Festival Bahari Kepri, di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (26/10) malam.

Menurut Nurdin, panggung ini merupakan upaya memperkenalkan budaya puisi kepada masyarakat.

“Pemerintah selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat memberikan manfaat kepada masyarakat. Panggung Penyair ini sangat bagus. Ke depan pemerintah akan mencari inovasi-inovasi acara yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Malam itu Gubernur Nurdin juga unjuk kebolehan membaca puisi Laut karya Budayawan Rida K Liamsi. Nurdin tampil berkolaborasi dengan sejumlah seniman dan tokoh masyarakat Kepri.

Panggung menjadi riuh. Hentakan dan tabuhan gendang yang kuat seakan menguncang dan membuat panggung terombang-ambing gelombang seperti bait puisi yang dibacakan Gubernur.

Selain Gubernur, tampil juga membaca puisi Budayawan Rida K Liamsi. Sebelum tampil, Ridak yang menggukan kaos merah bata dengan balutan blezer di leher menonton di tengah-tengah masyarakat.

Walaupun panggung penyair merupakan bagian kegiatan dalam acara Festival Bahari Kepri, Rida menyarankan kegiatan ini tidak berhenti setelah festival selesai.

“Bisa diselenggarakan sebulan sekali ketika matahari tenggelam agar setiap masyarakat tahu bahwa Kepri ini memiliki budaya dan tradisi yang sangat indah,” kata Rida.

Berbagai penyair dari tiap kabupaten  dan kota berdatangan untuk memeriahkan acara panggung penyair.

Hadir juga Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Gubernur AAU Marsda TNI Imam Sudrajat, Danrem 033/WP Brigjen TNI Fachri, Danlanud Tanjungpinang,Kol.PNB. Wahyu Anggono, Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI S.Irawan. SE, Ketua Dewan Kesenian Kepri Husnizar Hood, Ketua Dewan Kesenian Tanjungpinang Teja Al Habs.

Usai acara gubernur menyempatkan ikut makan sate bersama Husnizar Hood dan para seniman kepri .

“Makan sate ini memang terlihat hal yang simple , tapi ini merupakan upaya mempererat silaturahmi antara para seniman-seniman kepri”, ungkap Nurdin. Ogen_ficomtv.co.id

Ratusan Yatcher Sudah Bermain Dilaut Kepri

img-20161030-wa000110 Dubes Hadiri Puncak Festival Bahari Kepri

Tanjungpinang, Festival Bahari Kepri, yang merupakan rangkaian Sail Selat Karimata 2016 mencapai puncaknya Sabtu, (29/10). Iven yang menjadi momen untuk semakin memperkenalkan pariwisata Kepri ke dunia luas ini mendapat antusiasme dari berbagai pihak, terlebih para penggemar wisata bahari.

Potensi pariwisata bahari di seluruh wilayah Kepri, sudah semakin dikenal, apalagi untuk para yatcher dan boater. Pada puncak acara, sebanyak 300 yatcher luar dan dalam negeri sudah bermain-main di halaman laut Kepri.

Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan buat para yatcher, untuk menikmati indah dan menantangnya laut Kepri.

“Setelah iven ini, kami yakin ke depan mereka yang datang akan semakin banyak,” kata Gubernur Nurdin, Jumat (28/10).

Tak hanya yatcher, sebanyak 10 Duta Besar Negara Sahabat juga menghadiri puncak Festival Bahari Kepri ini. Mereka adalah Dubes dari Irak, Ukraina, Yunani, Kolombia, Bulgaria, Libya, Pakistan, Armenia, China, Inggris, Kazakstan, Vietnam.

Semantara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya sudah dipastikan hadir pada puncak iven ini. Ada juga Sekjen Kementrian Pertahanan dan Dirjen dan Dirjen Kuathan Kemenhan, Sesmenko Maritim, Deputi IV Hanneg Kemenkopolhukam, Para Anggota DPR dan DPD RI Dapil Kepri dan beberapa Gubernur dari Sumatera.

FBK yang bermula sejak 20 Oktober lalu sudah menyelesaikan sejumlah iven yang disambut antusias masyarakat dan wisatawan. Rangkaian kegiatannya dimulai dengan Eco Heroes, Dragon Boat Race, Festival Gurindam dan Drumband, Panggung Penyair, Wonderful Indonesia Sailing, Wonderful Kepri Expo, The Sound From Motherland of Malay, Seminar Wisata Bahari, Kepri Carnival, Kepri Traditional and Modern Games, Festival Sungai Carang, Sky Lantern dan Festival Drone.

Gubernur yakin pariwisata akan menjadi magnet lain penggerak perekonomian Kepri selain industri yang sudah ada selama ini. Apalagi Kepri menjadi salah satu tiga besar masuknya wisatawan asing  ke Indonesia.

Nurdin yakin, FBK akan memberi dampak berkesinambungan bagi pariwisata Kepri. Nurdin pun mengajak masyarakat Kepri memberi kesan yang baik sehingga para yatcher akan sering bermain di Kepri.

“Beritahu yatcher dan boater lainnya, bahwa laut Kepri begitu mempesona. Sila datang lagi dan lagi,” ajak Nurdin kepada para yatcher yang sudah menjelajah Kepri sempena FBK ini

Ketika industri kepariwisataan tumbuh, secara langsung maupun tidak, kata Nurdin, akan ada pergerakan perekonomian di masyarakat. Ogen_ficomtv.co.id

Gubernur Haramkan Pungli di Kepri

img-20161022-wa0001Sebagai Daerah Investasi, Gubernur Haramkan Pungli di Kepri

Tanjungpinang, Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan sejak lama, Provinsi Kepri sudah mengharamkan praktik-praktik yang menyimpang seperti pungutan liar. Sebagai daerah tujuan investasi, praktik pungli harus di berantas.

“Pungutan-pungutan tidak resmi ini harus sama-sama kita hilangkan,” kata Gubernur Kepri H Nurdin Basirun usai mengikuti Rapat Koordinasi dengan Gubernur seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/10).

Menurut Nurdin, walau nilainya kecil, hal itu bisa menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Karena itu, Gubernur mendukung kebijakan Presiden Jokowi dalam memberantas pungli.

Gubernur Nurdin mengatakan, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa pungli ini bukan soal besar atau kecil. Tetapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu, atau misalnya di jalan dicegat, dimintai pungut di jalan.

“Ini persoalan yang harus kita selesaikan. Jadi bukan masalah urusan Rp10 ribu atau Rp20 ribuan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden mengajak para Gubernur seluruh Indonesia untuk membicarakan itu langkah-langkah konkrit di daerah dalam rangka pemberantasan pungutan liar.
“Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan izin-izin, tidak hanya urusan yang ada di jalan raya, tidak hanya urusan yang berkaitan dengan di pelabuhan, di kantor, di instansi, bahkan di rumah sakit. Hal-hal apapun yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita bersama-sama untuk mulai kurangi dan mulai hilangkan,” tegas Presiden Jokowi.

Gubernur Nurdin pun dalam beberapa kesempatan sudah mengingatkan pegawai ihwal masalah pungli ini. Baik saat apel maupun saat melakukan inspeksi mendadak. Ogen_Ficomtv.co.id

Gubernur Kepri Pantau Pelaksanaan Assessment

img-20161022-wa0000Gubernur Kepri pantau pelaksanaan Assessment Pejabat Eselon II, III dan IV

Tanjungpinang, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun secara langsung memantau pelaksanaan Assessment untuk Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (21/10/2016) di Aula Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang

Acara yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Provinsi Kepulauan Riau tersebut direncanakan berlangsung selama 3 hari mulai jum’at sampai dengan Minggu. Untuk Eselon II berlangsung selama 3 hari (Jum’at-Minggu) dan untuk Eselon III selama 2 hari (Jum’at-Sabtu) Sebanyak 438 peserta yang ikut berpartisipasi dan terdapat 12 anggota Tim Assesor dari Jakarta yang akan melakukan penilaian.

Tampak Begitu tiba di ruang pelaksanaan, Gubernur mengelilingi meja yang telah ditempati oleh peserta assesment untuk melihat satu persatu. Selain itu, Gubernur juga sempat berdialog dengan tim assesor yang datang dari Jakarta untuk mengassessment para pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dr. HTS Arif Fadillah yang secara resmi membuka kegiatan mengatakan, dengan diberlakukannya UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), tuntutan terhadap peningkatan kualitas aparatur pemerintah akan semakin tinggi.

“Karena itu dibutuhkan berbagai kreasi dan inovasi yang handal dan mantap,” kata Arif

Assessment selain betujuan untuk memilih calon-calon pimpinan yang handal dan siap menghadapi tugas-tugas ke depan, juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, yang perlu diberikan kepada setiap pegawai agar lebih siap menghadapi tugas-tugas yang akan diberikan di kemudian hari.

Menurut Arif, Àssessment menjadi alat yang memiliki daya prediksi yang cukup valid untuk memastikan investasi organisasi di bidang pengembangan dan penempatan SDM. “Beberapa manfaat bagi pengembangan individu diantaranya dapat bekerja pada tempat yang sesuai dengan kompetensinya, mengoptimalkan potensi diri,” katanya.

Melalui Assesment ini, Arif berharap kedepan akan memberikan warna baru dalam kompetisi karir Birokrat Pemerintah, dan mempunyai keuntungan lebih dan manfaat positif dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan organisasi pemerintah.

Ke depannya, kata Arif, diharapkan pelaksaanaan assessment tidak hanya diperuntukkan dalam menentukan jabatan strategis pimpinan tinggi, akan tetapi bisa dijadikan sarana dalam menentukan proses seleksi pada Jabatan lainya dalam Organisasi Pemerintah. Ogen_Ficomtv.co.id

HUT KPC ke 8 Datangkan Fotografer Senior Indonesia

foto-2HUT KPC ke 8 datangkan Fotografer senior Indonesia
Tanjungpinang, Sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke 8 yang jatuh pada 11 Oktober mendatang, Kepri Photo Community (KPC) kembali menggelar Kemah Fotografi dan hunting bersama di Pondok Nabila, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (8/10). Kemah fotografi jilid 3 ini menghadirkan salah seorang pemateri asal Kepulauan Riau yang merupakan fotografer senior majalah Hai, Firdaus Fadlil.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai Sabtu (8/10) hingga Minggu (9/10) siang yang diawali dengan agenda hunting bersama yang kolaborasi dengan sanggar tari Sanggam Tanjungpinang. Selanjutnya diisi dengan diskusi fotografi dan memotret bersama acara panggung budaya di Lapangan Pamedan, A Yani. Kemah fotografi jilid 3 tahun ini diikuti oleh puluhan fotografer asal provinsi Kepri.
Ketua KPC, Akhmad Kurniawan Prambudi mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama sehari semalam tersebut digelar sempena HUT KPC ke 8 tahun 2016. Kemah fotografi tersebut merupakan agenda rutin KPC dengan tujuan mempererat silaturahmi antar anggota KPC dan komunitas fotografi lainnya yang ada di Kepri.
“Kegiatan kemah fotografi sempena HUT KPC ke 8 merupakan kegiatan yang ketiga, dan disupport oleh Dewan Kesenian Provinsi Kepri,” ungkapnya.
Mazpram, sapaan akrab Akhmad Kurniawan Prambudi juga menjelaskan, selain kemah fotografi, KPC juga menggelar hunting bersama dengan komunitas fotografi lainnya yang ada di Kepri serta dukung oleh tiga penari dari sanggar tari Sanggam Tanjungpinang disalah satu lokasi yang sangat menarik yang ada di Pulau Dompak.
“Peserta lebih kurang 35 orang, dilanjutkan dengan motret panggung budaya di Pamedan,” ujarnya.
Dikatakan Mazpram, KPC kali ini mendatangkan narasumber yang cukup terkenal didunia fotogragi Indonesia dan juga anak asli daerah Kota Tanjungpinang yakni Firdaus Fadlil. “Kita didatangkan narasumber, yang kebetulan asli Kepri yang sukses di Jakarta, juga merupakan spesialis fotografer panggung, banyak pengalaman beliau memotret, dari artis papan atas Indonesia sampai artis kelas dunia,” tuturnya.
Sementara itu, Firdaus Fadlil menuturkan, fotografer di Kepri sebenarnya tidak kalah jauh dengan fotografer yang ada di daerah lainnya. Sebab, di Kepri ini banyak bakat fotografer yang sudah mampu mempromosikan kemampuan dirinya melalui karya foto kepada masyarakat luas. Bahkan, tak sedikit pula sudah tembus ke dunia internasional.
“Fotografi ini sebenarnya, kita tak kalah dari fotografer luar, karena kemampuannya sama, lensa semuanya sama, karena yang bekerja kita sendiri,   hati kita sendiri, kita yang memencet sendiri. Kita bisa lihat di Kepri, dan kita punya Yuli Seperi, yang bisa menjual dirinya (Promosi),” ungkapnya.
Cara untuk melawan fotografer dari luar negeri, kata Firdaus, seorang fotografer harus memiliki banyak kesempatan untuk mempromosikan dirinya sendiri melalui media sosial, berani tampil, dan jangan pernah malu. Kepri, banyak fotografer yang bagus, dan bakal sukses jika serius dalam menerapkan ilmu fotografi tersebut di masyarakat.
“Nasehat saya cuman hanya masalah di latihan, latihan yang banyak, jangan cepat puas, pergunakan medsos untuk menjual diri kita, kita harus berani tampil, bersosialisasi, jangan menjadi seorang yang pemalu, saya bisa lihat, di sini, banyak yang bakal sukses, karena bisa dinilai dari pendekatan, pergaulan dan sebagainya, dan Kepri punya itu (Potensi),” pungkasnya. Ogen-ficomtv.co.id