• +62 771 23686
  • info@ficomtv.co.id

Tag Archive pelayanan

Kepri Terima DIPA Rp7,071 Triliun

img-20161207-wa0010Kepri Terima DIPA Rp7,071 Triliun

Gubernur Ajak Semua Bekerja dengan Optimisme Tinggi

Tanjungpinang,- Gubernur H Nurdin Basirun mengajak jajaran pemerintah di Kepulauan Riau bekerja dengan optimisme yang tinggi sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo. Dengan optimisme yang tinggi, sinergi pemerintah pusat dan daerah semakin siap menghadapi tantangan ke depan.

“Kita dipesan untuk bersinergi, bahu membahu dan bekerja penuh optimisme untuk peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata Nurdin usai menerima Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) tahun 2017 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/12).

Saat menyerahkan DIPA, Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tahun 2017, Kepri mendapatkan DIPA sebesar Rp7.071.530.229.000 (tujuh triliun tujuh puluh satu miliar lima ratus tiga puluh juta dua ratus dua puluh sembilan ribu rupiah). Jumlah itu ebersumber dari beberapa item seperti dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil sumber daya alam, dana alokasi umum, dana alokasi khusus fisik, dana alokasi khusus nonfisik, dana desa dan dana insentif daerah yang hanya diterima Kabupaten Bintan. Sementara, untuk Kota Batam dan Tanjungpinang, tidak mendapatkan alokasi dana desa.

Adapun rincian alokasi dana transfer tersebut yaitu, untuk Provinsi Kepri sebesar Rp2.039.202.234.000, Kabupaten Natuna Rp722.412.204.000, Kabupaten Kepulauan Anambas Rp627.693.152.000, Kabupaten Karimun Rp679.798.123.000, Kota Batam Rp963.792.007.000, Kota Tanjungpinang Rp634.967.698.000, Kabupaten Lingga Rp673.828.938.000, dan Kabupaten Bintan Rp729.865.873.000.

Menurut Gubernur, pemerintah ingin dana yang ditransfer ke daerah ini bisa menjadi instrumen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Demikian juga dengan pemanfaatan APBD, juga harus bisa mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Makanya kita ingin pemanfaatan ya secepat mungkin. Biar sejak awal tahun masyarakat sudah merasakannya,” kata Nurdin.

Apalagi, kata Nurdin, Presiden menginginkan agar semuanya bergerak lebih cepat. Pihaknya pun pekan depan akan menyampaikan DIPA kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah masing-masing, dan melakukan koordinasi dengan instansi vertikal serta dengan Bupati/Walikota.

“Supaya pelaksanaan kegiatan dapat dimulai sejak awal tahun anggaran,” kata Nurdin.

Sehari sebelum menerima DIPA, Nurdin mengumpulkan seluruh Kepala SKPD Pemprov Kepri untuk memberi penekanan tentang program pembangunan pada tahun anggaran 2017. Karena Nurdin ingin Program-program itu harus sesuai dengan visi gubernur dan RPJMD yang telah ditetapkan.

“Skala prioritas pembangunannya harus jelas. Semuanya harus untuk kebaikan masyarakat. Terutama dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Nurdin.

Gubernur juga berpesan agar kepala SKPD untuk bekerja sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. “Yang paling penting programnya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tegas Nurdin.

Dalam kesempatan itu, kata Nurdin, Presiden menekankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dibutuhkan kehadiran investasi, dibutuhkan keterlibatan swasta untuk menggerakkan roda ekonomi nasional maupun ekonomi di daerah.

“Kita di Kepri juga perlu peran swasta yang bisa membuat nilai tambah, serta menciptakan lapangan kerja,” kata Nurdin.

Karena uang negara, APBN dan APBD cuma berperan 20 persen untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Sementara swasta berperan 80 persen.

“Kita dukung peran swasta dengan selalu menjadikan Kepri daerah yang damai dan nyaman,” kata Nurdin. Ogen-ficomtv.co.id

Jangan Lupakan Sejarah dan Budaya Kepri

img-20161030-wa0002Jangan Lupakan Sejarah dan Budaya Kepri

* Pesan Gubernur untuk Generasri Muda

Tanjungpinang, Gubernur H Nurdin Basirun mengingatkan dan mengajak generasi muda Kepulauan Riau untuk tidak melupakan budaya dan sejarah negeri ini. Panggung Penyair juga merupakan cara memperkenalkan budaya yang baik kepada generasi muda Kepri.

“Dari pembacaan puisi ini kita bisa memperkenalkan tokoh-tokoh pahlawan dan sejarah kita. Ini m merupakan upaya meningkatkan kebersamaan melalui seni,” kata Nurdin yang tampil dalam Panggung Penyair yang merupakan rangkaian Festival Bahari Kepri, di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (26/10) malam.

Menurut Nurdin, panggung ini merupakan upaya memperkenalkan budaya puisi kepada masyarakat.

“Pemerintah selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat memberikan manfaat kepada masyarakat. Panggung Penyair ini sangat bagus. Ke depan pemerintah akan mencari inovasi-inovasi acara yang lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Malam itu Gubernur Nurdin juga unjuk kebolehan membaca puisi Laut karya Budayawan Rida K Liamsi. Nurdin tampil berkolaborasi dengan sejumlah seniman dan tokoh masyarakat Kepri.

Panggung menjadi riuh. Hentakan dan tabuhan gendang yang kuat seakan menguncang dan membuat panggung terombang-ambing gelombang seperti bait puisi yang dibacakan Gubernur.

Selain Gubernur, tampil juga membaca puisi Budayawan Rida K Liamsi. Sebelum tampil, Ridak yang menggukan kaos merah bata dengan balutan blezer di leher menonton di tengah-tengah masyarakat.

Walaupun panggung penyair merupakan bagian kegiatan dalam acara Festival Bahari Kepri, Rida menyarankan kegiatan ini tidak berhenti setelah festival selesai.

“Bisa diselenggarakan sebulan sekali ketika matahari tenggelam agar setiap masyarakat tahu bahwa Kepri ini memiliki budaya dan tradisi yang sangat indah,” kata Rida.

Berbagai penyair dari tiap kabupaten  dan kota berdatangan untuk memeriahkan acara panggung penyair.

Hadir juga Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Gubernur AAU Marsda TNI Imam Sudrajat, Danrem 033/WP Brigjen TNI Fachri, Danlanud Tanjungpinang,Kol.PNB. Wahyu Anggono, Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI S.Irawan. SE, Ketua Dewan Kesenian Kepri Husnizar Hood, Ketua Dewan Kesenian Tanjungpinang Teja Al Habs.

Usai acara gubernur menyempatkan ikut makan sate bersama Husnizar Hood dan para seniman kepri .

“Makan sate ini memang terlihat hal yang simple , tapi ini merupakan upaya mempererat silaturahmi antara para seniman-seniman kepri”, ungkap Nurdin. Ogen_ficomtv.co.id

Gubernur Haramkan Pungli di Kepri

img-20161022-wa0001Sebagai Daerah Investasi, Gubernur Haramkan Pungli di Kepri

Tanjungpinang, Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan sejak lama, Provinsi Kepri sudah mengharamkan praktik-praktik yang menyimpang seperti pungutan liar. Sebagai daerah tujuan investasi, praktik pungli harus di berantas.

“Pungutan-pungutan tidak resmi ini harus sama-sama kita hilangkan,” kata Gubernur Kepri H Nurdin Basirun usai mengikuti Rapat Koordinasi dengan Gubernur seluruh Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/10).

Menurut Nurdin, walau nilainya kecil, hal itu bisa menimbulkan ekonomi biaya tinggi. Karena itu, Gubernur mendukung kebijakan Presiden Jokowi dalam memberantas pungli.

Gubernur Nurdin mengatakan, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa pungli ini bukan soal besar atau kecil. Tetapi pungli telah membuat masyarakat kita susah untuk mengurus sesuatu, atau misalnya di jalan dicegat, dimintai pungut di jalan.

“Ini persoalan yang harus kita selesaikan. Jadi bukan masalah urusan Rp10 ribu atau Rp20 ribuan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden mengajak para Gubernur seluruh Indonesia untuk membicarakan itu langkah-langkah konkrit di daerah dalam rangka pemberantasan pungutan liar.
“Tidak hanya urusan KTP, tidak hanya urusan sertifikat, tidak hanya urusan izin-izin, tidak hanya urusan yang ada di jalan raya, tidak hanya urusan yang berkaitan dengan di pelabuhan, di kantor, di instansi, bahkan di rumah sakit. Hal-hal apapun yang berkaitan dengan pungutan yang tidak resmi harus kita bersama-sama untuk mulai kurangi dan mulai hilangkan,” tegas Presiden Jokowi.

Gubernur Nurdin pun dalam beberapa kesempatan sudah mengingatkan pegawai ihwal masalah pungli ini. Baik saat apel maupun saat melakukan inspeksi mendadak. Ogen_Ficomtv.co.id

Gubernur Kepri Pantau Pelaksanaan Assessment

img-20161022-wa0000Gubernur Kepri pantau pelaksanaan Assessment Pejabat Eselon II, III dan IV

Tanjungpinang, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun secara langsung memantau pelaksanaan Assessment untuk Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (21/10/2016) di Aula Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang

Acara yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Provinsi Kepulauan Riau tersebut direncanakan berlangsung selama 3 hari mulai jum’at sampai dengan Minggu. Untuk Eselon II berlangsung selama 3 hari (Jum’at-Minggu) dan untuk Eselon III selama 2 hari (Jum’at-Sabtu) Sebanyak 438 peserta yang ikut berpartisipasi dan terdapat 12 anggota Tim Assesor dari Jakarta yang akan melakukan penilaian.

Tampak Begitu tiba di ruang pelaksanaan, Gubernur mengelilingi meja yang telah ditempati oleh peserta assesment untuk melihat satu persatu. Selain itu, Gubernur juga sempat berdialog dengan tim assesor yang datang dari Jakarta untuk mengassessment para pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Dr. HTS Arif Fadillah yang secara resmi membuka kegiatan mengatakan, dengan diberlakukannya UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), tuntutan terhadap peningkatan kualitas aparatur pemerintah akan semakin tinggi.

“Karena itu dibutuhkan berbagai kreasi dan inovasi yang handal dan mantap,” kata Arif

Assessment selain betujuan untuk memilih calon-calon pimpinan yang handal dan siap menghadapi tugas-tugas ke depan, juga digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, yang perlu diberikan kepada setiap pegawai agar lebih siap menghadapi tugas-tugas yang akan diberikan di kemudian hari.

Menurut Arif, Àssessment menjadi alat yang memiliki daya prediksi yang cukup valid untuk memastikan investasi organisasi di bidang pengembangan dan penempatan SDM. “Beberapa manfaat bagi pengembangan individu diantaranya dapat bekerja pada tempat yang sesuai dengan kompetensinya, mengoptimalkan potensi diri,” katanya.

Melalui Assesment ini, Arif berharap kedepan akan memberikan warna baru dalam kompetisi karir Birokrat Pemerintah, dan mempunyai keuntungan lebih dan manfaat positif dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan organisasi pemerintah.

Ke depannya, kata Arif, diharapkan pelaksaanaan assessment tidak hanya diperuntukkan dalam menentukan jabatan strategis pimpinan tinggi, akan tetapi bisa dijadikan sarana dalam menentukan proses seleksi pada Jabatan lainya dalam Organisasi Pemerintah. Ogen_Ficomtv.co.id

HUT Otda ke 14 Lis Terus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Lis DarmansyahHUT Otda ke 14 Lis Terus Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

TANJUNGPINANG (FicomTV) – Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Otonomi Daerah yang ke-14, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah berjanji akan terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Mulai dari pembenahan penyedian air bersih, listrik, penanganan jalan, penanganan banjir, serta fasilitas umum lainnya.

Meskipun pembenahan akan terus ditingkatkan, lanjut Lis, saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang telah mencatat kemajuan dalam pelaksanaan pembangunan. Hal ini akan terus di jaga agar terwujudnya kerjasama yang baik antara pemerintah dan DPRD Kota Tanjungpinang guna kemajuan Tanjungpinang yang sejahtera.

“Untuk itu, diperlukan kerjasama,  bahu membahu dari berbagai elemen,” ujar Lis Darmansyah saat sidang paripurna istimewa Hut Otda ke 14 di DPRD Kota Tanjungpinang, Senin 19 Oktober kemarin.

Dengan begitu, lanjut Lis, akan sejalan dengan tema yang diangkat pada sidang paripuran ini yakni Bersatu Dalam Keragaman Menuju Tanjungpinang Gemilang.

Dalam paripurna istimewa ini, turut hadir para tokoh pejuang pembentukan Kota Otonomi Daerah Tanjungpinang, pejabat SKPD beserta pegawai aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kota Tanjungpinang serta para undangan. Yolandana_FicomTV